Sarinah Jembatani UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

0

JAKARTA (Suara Karya): Pulihnya perdagangan global menjadi momentum emas bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor atau perdagangan secara global. Dengan melakukan ekspor, potensi pemasaran produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha (UMKM) dalam negeri menjadi sangat luas dan tentu bisa membuat usaha semakin berkembang.

Sekertaris Perusahaan PT Sarinah (Persero) Haslinda Triekasari mengatakan, sebagai gambaran besarnya potensi pasar global dapat dilihat dari nilai ekspor produk fashion muslim Indonesia di masa pandemi (Januari-Agustus 2021) yang angkanya menembus Rp41,3 triliun. Untuk memasuki pasar global, para pelaku usaha (UMKM) dapat menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

“Salah satu peranan yang diemban Sarinah adalah membantu pemasaran produk dalam negeri ke pasar global seperti -produk produk unggulan Sarinah yang antara lain furnitur, produk rotan, kerajinan tangan, batik, dan komoditas lainnya,” kata Hasiinda di Jakarta, Selasa (7/12/2021).

Menurut Haslinda, usaha berkelanjutan yang dilakukan Sarinah untuk mempromosikan produk-produk Indonesia di pentas dunia menjadi bukti kesiapan Sarinah untuk memperluas perdagangan produk khas nusantara ke pasar mancanegara.

Dia menjelaskan,  duta besar dan atase perdagangan Indonesia di seluruh negara juga memiliki peranan penting dalam meningkatkan pemasaran produk-produk dalam negeri ke pasar global.

Diketahui, potensi pasar di Mesir, Timur Tengah dan Eropa merupakan salah satu sesi dari keseluruhan acara luring yang berlangsung dari 1-12 Desember 2021 di Sarinah. Sesi ini masih merupakan bagian dari Sarinah Jaktent 2021 yang telah berlangsung secara daring pada 10-14 November 2021 yang berhasil menggelar 170 acara dan akan menggelar 40 acara luring serta 8 acara daring pada Desember 2021. (Warso)