Seameo Biotrop Kembangkan Program SMART-BE untuk Pemajuan SMK

0

JAKARTA (Suara Karya): Lembaga Southeast Asian Ministers of Education Organization for Tropical Biology (Seameo Biotrop) mengembangkan Program SMART-BE dan Ketahanan Pangan yang melibatkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Program ini berhasil membina lebih dari 80 SMK di Indonesia. Jumlahnya akan bertumbuh di masa depan,” kata Direktur Seameo Biotrop, Zulhamsyah Imran dalam acara talkshow bertajuk “Integrasi Peran DUDI dalam Penguatan Sekolah Vokasi di Indonesia’ yang digelar virtual, Kamis (28/1/2021).

Acara yang diikuti lebih dari 300 peserta itu dibuka Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Hendarman.

Sedangkan 4 narasumber yang hadir yaitu Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI), Ditjen Pendidikan Vokasi Kemdikbud, Ahmad Saufi; Dekan Sekolah Vokasi IPB University, Arief Daryanto; Corporate Affairs Director PT Great Giant Pineapple, Welly Soegiono; dan Ketua bidang Kebijakan Publik dan Hubungan Antar Lembaga GAPMMI (Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia), Rachmat Hidayat.

Zulhamsyah yang juga menjadi dosen di Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor itu menegaskan, Seameo Biotrop tak hanya berorientasi pada riset yang menghasilkan produk, tetapi juga ingin membangun pendidikan di Indonesia.

“Jika ingin Indonesia maju, kita harus saling bahu membahu meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Zulhamsyah, Seameo Biotrop menggagas program SMART-BE dan Program Ketahanan Pangan yang melibatkan SMK. Program tersebut melibatkan lebih dari 80 SMK di Indonesia.

“Sebagai Pusat Belajar Masyarakat (Community Learning Centre), Seameo Biotrop juga membina lebih dari 300 peserta magang setiap tahun. Namun, program magang tersebut terhambat karena adanya pandemi corona virus disease (Covid-19),” ucap Zulhamsyah.

Untuk tetap melanjutkan pembinaan tersebut, Seameo Biotrop sejak 2020 lalu menyiapkan produk media pembelajaran virtual dalam bentuk Video Virtual Tour. Nantinya produk tersebut dapat digunakan sekolah sebagai bagian dari media pembelajaran.

Upaya yang dilakukan Seameo Biotrop mendapat apresiasi dari Plt Kepala BKHM kemdikbud Hendarman. Diharapkan, kegiatan dapat memantik motivasi sekolah vokasi untuk menghasilkan lulusan SMK dengan tingkat pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan dunia industri.

“Komitmen Kemdikbud tahun 2021 ini adalah melanjutkan transformasi pendidikan vokasi. Karena d masa depan, pendidikan vokasi akan mengambil peran dalam menghasilkan SDM unggul untuk meningkatkan perekonomian Indonesia,” katanya.

Terkait program ketahanan pangan, Hendarman menilai, hal itu harus menjadi prioritas utama. Karena itu, peran bidang biologi tropik (Biotrop) yang ikut menjaga ketahanan pangan layak dapat apresiasi.

“Kami harap webinar ini memberi banyak manfaat dan pencerahan bagi teman-teman di SMK, serta menjadi titik balik dan menjadi tonggak kemajuan bagi pendidikan vokasi di masa depan,” kata Hendarman menandaskan. (Tri Wahyuni)