Sejumlah Tokoh PPP Serukan Pencopotan Suharso Monoarfa

0

JAKARTA (Suara Karya): Sejumlah tokoh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan generasi muda partai meminta Ketua Umum (Suharso Monoarfa) untuk mundur dari kursi kepemimpinan. Suharso dianggap tidak mampu memimpin dan mengangkat popularitas partai.

“Saya berharap segera ada perubahan di tubuh partai, agar bisa terus eksis khususnya dalam menghadapi Pemilu 2024 yang sudah di ‘depan mata’,” kata Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Usman M Tokkan di Jakarta, Minggu (3/7/2022).

Pria yang akrab disapa Donnie ini mengungkapakan, semakin terpuruknya popularitas partai sejak dipimpin Suharso Monoarfa, menjadikan banyak dari tokoh partai dan kader-kader muda mengusulkan untuk segera melakukan pergantian ketua umum.

“Kami para tokoh PPP, generasi muda, dan kader-kader potensial hari ini merasa prihatin atas situasi yang ada. Kami berharap PPP bisa terus ada, maka harus ada perubahan,” ujar Donnie.

Menurutnya, telah banyak yang meminta Suharso mundur dari jabatan ketua umum karena dirasa kurang mampu mengurus partai.

“Banyak orang yang berkeluh kesah, lalu bagaimana caranya memperbaiki. Hal itu bisa dimulai dari ketua umum yang mengubah aturan main hingga ubah sikap, karena banyak persoalan terkait itu,” ungkapnya.

Donnie berharap, agar masalah bisa segera selesai maka perlu dilakukan tabayyun bersama-sama. Tabayyun sendiri akan dilakukan dengan ketua umum partai, para senior dan tokoh partai, hingga kader-kader di wilayah dan cabang.

“Mengundurkan diri atau apa, maka ada mekanisme yang akan berjalan. Intinya kami masih ingin PPP eksis, karena partai ini lahir dari para kyai dan ulama sehingga pasti ada jalan,” tutupnya. (Bayu)