Selama Pandemi, Kementerian PANRB Terima 9.161 Aduan lewat LAPOR!

0
Deputi Bidang Pelayanan Publik, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB), Diah Natalisa. (suarakarya.co.id/ist)

JAKARTA (Suara Karya): Selama pandemi Covid-19, tepatnya periode April 2020, ada 9.161 laporan dari masyarakat yang masuk melalui aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!). Rata-rata ada 305 laporan per hari.

“Topik terbanyak terkait covid-19 tentang penangguhan kredit, bantuan sosial dan pelanggaran dalam ‘physical distancing’,” kata Deputi Bidang Pelayanan Publik, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB), Diah Natalisa dalam webinar bertajuk ‘Refocusing Anggaran Penanganan Covid-19 di Jawa Barat’, Jumat (15/5/20).

Webinar diselenggarakan Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro), USAID-Cegah, Perkumpulan Inisiatif dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan.

Aduan yang masuk ke LAPOR! terkait covid-19 di Jawa Barat, lanjut Diah, sebanyak 982 laporan. Rata-rata ada sekitar 33 laporan setiap hari. Instansi penerima laporan terbanyak terkait covid-19 adalah Pemkot Bekasi, Pemkot Bandung, Pemkab Bogor, Pemkot Depok, Pemkab Bekasi.dan Pemkab Bandung.

Laporan terbanyak disebutkan, seputar bantuan sosial, pelanggaran dalam ‘physical distancing’ dan kondisi ekonomi masyarakat. Sumber laporan paling banyak melalui laman lapor.go.id, ‘mobile apps’ dan SMS 1708.

Kementerian PANRB telah menerbitkan Surat Edaran No 53/2020 tentang Mekanisme Khusus dalam Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) LAPOR!. Surat tersebut diterbitkan untuk mendukung penanganan pengaduan terdampak covid-19 di lingkungan instansi pemerintah.

“Tujuan terbitnya SE tersebut adalah mempercepat tindak lanjut penyelesaian pengaduan dampak covid-19 melalui aplikasi LAPOR!. Indikator kesuksesan dalam tindak lanjut penyelesaian laporan itu kurang dari dua hari,” tuturnya.

Unit pelaksana pengaduan memberi jawaban sesuai substansi laporan. Selain juga memberi bukti dukungan atas tindak lanjut pengaduan. Pelapor dapat merespons tindakan atas laporannya dengan memberi nilai kepuasan melalui sistem SP4N-LAPOR!.

Perlu diketahui, kanal LAPOR! Telah terhubung dengan 519 pemda, 34 kementerian dan 101 lembaga di seluruh Indonesia. Aplikasi itu mudah diakses dengan memberi banyak kanal alternatif, yakni melalui laman lapor.go.id, SMS 1708, serta ‘mobile apps’. (Tri Wahyuni)