Selamat Jalan 3 Personel Seventeen

0
Grup Band Seventeen. (Instagram @ifanseventeen)

JAKARTA (Suara Karya): Usai tiga personel Seventeen dipastikan meninggal, Ifan, sang vokalis, kini tinggal seorang diri. Ifan mengunggah sebuah foto lengkap ketika mereka masih bersama. Dalam foto itu, ia sama sekali tidak menuliskan sepatah katapun.

Windu Andi Darmawan, yang berperan sebagai penabuh drum adalah personel terakhir yang akhirnya dipastikan meninggal dunia.

Band Seventeen menjadi korban tsunami saat sedang mengisi sebuah acara di Tanjung Lesung, Banten. Saat mereka tampil sekitar pukul 21.00 WIB, tiba-tiba saja gelombang dengan ketinggian sekitar 3 meter menerpa panggung.

Semua personel Seventeen terseret air laut. Tak lama kemudian, Ifan dinyatakan selamat dalam sebuah unggahan di Instagram di akun miliknya. Tak lama pemain bass Seventeen, M Awal Purbani atau yang biasa disapa Bani, dan juga Road Manajer Oki Wijaya juga dikabarkan meninggal dalam peristiwa tersebut.

Selang beberapa waktu kemudian, gitaris mereka Herman Sikumbang juga ditemukan tidak bernyawa. Hingga akhirnya Senin, 24 Desember 2018, Andi, sang drummer juga dinyatakan telah tiada. Sementara, istri Ifan, Dylan Sahara juga diketahui meninggal dunia.

Kini, tinggal Ifan, personel yang tersisa dari Seventeen. Band yang dibentuk pada tahun 1999 di Yogyakarta ini terkenal dengan beberapa lagunya yang berjudul, Selalu Mengalah dan Untuk Mencintaimu.

Seventeen sendiri dibentuk secara resmi pada tanggal 17 Januari 1999. Nama Seventeen diambil dari usia semua personel band yang saat itu menginjak usia 17 tahun. Setelah 19 tahun berkarya, panggung Family Gathering PT PLN di Tanjung Lesung menjadi panggung terakhir sekaligus momen kebersamaan terakhir dari mereka. (Yunafry)