Semarak Hardiknas, 12 Warga Jepang Ikuti Lomba Pidato Bahasa Indonesia

0

JAKARTA (Suara Karya): Guna memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo menggelar lomba pidato bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

Acara yang digelar daring itu didukung APPBIPA Jepang. Lomba diikuti 12 warga Jepang yang sudah lolos seleksi pendahuluan.

Selaku dewan juri adalah Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tokyo, Nuning Akhmadi; Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di Tokyo, Yusli Wardiatno; serta Ketua Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Cabang Jepang, Suyoto Atim.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di Tokyo, Yusli Wardiatno dalam siaran pers, Minggu (9/5/2021) mengaku sulit dalam memilih pemenang. Pasalnya, hampir semua peserta memiliki kemampuan berbahasa Indonesia diatas rata-rata.

Meski baru belajar Bahasa Indonesia selama satu tahun, lanjut Yusli, mereka bisa mengekspresikan pemikiran dengan baik. Bahkan, mereka mampu membuat penonton yang sebagian besar orang Indonesia menjadi terkagum-kagum.

“Saya harap, makin banyak orang Jepang yang mau belajar bahasa Indonesia. Sehingga terwujud cita-cita negara untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional pada 2045,” ujarnya.

Penilaian dewan juri meliputi tata bahasa, isi, kelancaran dan beberapa kriteria lainnya. Terpilih sebagai pemenang lomba untuk kategori mahasiswa oleh Natsuko Doi. Kategori umum diraih Hitomi Kobayakawa. Dan peserta favorit berhasil dimenangkan Moka Haruki.

Lomba pidato juga dihadiri Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Korfung Pensosbud), Meinarti Fauzie, yang menjadi juri khusus pemilihan peserta favorit. Selain 18 orang pengajar dan pegiat BIPA yang tergabung dalam APPBIPA Jepang.

Ketua DWP Tokyo Nuning Akhmadi memberi apresiasi kemampuan peserta lomba pidato, terutama mereka yang bercita-cita menjadi guru bahasa, baik bahasa Jepang maupun bahasa Indonesia.

“Saya harap, peserta lomba dapat membantu membumikan bahasa Indonesia di Jepang serta meningkatkan hubungan ‘people to people’ antara Indonesia-Jepang,” ujar Nuning.

Ketua APPBIPA Cabang Jepang, Suyoto Atim menyatakan, lomba pidato merupakan salah satu kerja sama dengan KBRI dalam bidang kebahasaan. Penandatanganan MOU antara KBRI dan APPBIPA Jepang akhir 2020 lalu, membuat kegiatan kebahasaan di Jepang lebih terstruktur dan rutin dilaksanakan.

KBRI dan APPBIPA Jepang juga sepakat untuk menjadikan lomba pidato sebagai acara tahunan. “Pandemi tidak menjadi halangan untuk meraih prestasi, karena kompetisi dilaksanakan secara daring,” kata Suyoto menandaskan. (Tri Wahyuni)