Sesjen Kemdikbudristek Lantik 58 Pejabat, Sebut Efisiensi Anggaran dan Kolaborasi

0

JAKARTA (Suara Karya): Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek), Suharti melantik 58 pejabat di lingkungan Kemdikbudristek. Ia menegaskan tentang efisiensi anggaran dan pentingnya kolaborasi dalam melaksanakan tugas.

“Kolaborasi ini merupakan keharusan, baik dengan pemerintah daerah, swasta, lembaga maupun negara lain,” kata Suharti dalam acara pelantikan, Jumat (28/1/22).

Alasannya, disebutkan, Pemda memegang anggaran pendidikan paling besar, yaitu sekitar 60 persen. Karena itu, perlu terus bergandeng tangan untuk memastikan pemda melaksanakan kebijakan-kebijakan pendidikan yang telah tetapkan. Kolaborasi dilakukan sejak penyusunan kebijakan, hingga penetapannya.

Ditambahkan, pihaknya sudah menetapkan rencana strategis yang kini tengah direvisi. Berbagai target telah disesuaikan dengan berbagai asumsi, utamanya karena Indonesia mengalami pandemi selama dua tahun. Padahal, Kemdikbudristek juga harus menyiapkan rencana strategis untuk 2023.

Pencapaian target di 2024, menurut Suharti, memerlukan kerja bersama yang tangkas. “Kita harus bekerja cepat, penuh inisiatif dan kreativitas, supaya tujuan Kemdikbudristek dalam rencana strategis bisa tercapai,” ucap Suharti menegaskan.

Suharti berpesan pada seluruh pejabat yang dilantik, bahwa tugas Kemdikbudristek amat berat. Ia mengingatkan seluruh jajaran di kementerian punya tanggung jawab besar. Semua memegang peran sesuai tugas masing-masing.

Karena itu, ia mengimbau agar semua pihak mendukung dan dapat bekerja sebaik mungkin dengan penuh integritas. Ia juga berpesan agar para pejabat terus melanjutkan karya-karya terbaik di masa depan. “Hal-hal yang perlu diperkuat, mohon segera diperkuat,” imbaunya.

Sejumlah pejabat yang dilantik, antara lain Supriyatno sebagai Kepala Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan; Hafidz Muksin sebagai Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; Imam Budi Utomo sebagai Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra; Iwa Lukmana sebagai Kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa; Tipri Rose Kartika sebagai Direktur Politeknik Negeri Media Kreatif Periode 2022-2026; dan Yani Paryono sebagai Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan. (Tri Wahyuni)