Silat Juara Umum, Pertemukan Tokoh Nasional di TMII

0
Atraksi silat mampu menyulap tokoh nasional bertemu di Padepokan Silat TMII Jakarta. (Suarakarya,co.id/Warso)

JAKARTA (Suara Karya) : Cabang pencak silat merebut 14 medali emas dan tampil juara umum di Asian Games 18 di Padepokan Pencak Silat TMII, Rabu (29/8) mencatat sejarah dan menjadi momentum bertemunya tokoh negara.

“Ajang final pencak silat disaksikan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Presiden RI, Megawati dan Calon Presiden RI Prabowo Subianto,”jelas Sekjen PB IPSI Erizal Chaniago di TMII Jakarta.

Erizal Chaniago yang akrab dipanggil Ichal mengatakan, momentum silat sabet juara umum bukan saja mempertemukan tokoh nasional, namun juga membuktikan bahwa pencak silat benar-benar budaya bangsa Indonesia yang sudah berkembang di dunia.

Dengan dipertandingkannya cabang pencak silat di Asian Games 18, tinggal dipertahankan dan dipertandingkan lagi saat multi event empat tahunan digelar di China tahun 2022 nantinya. Bahkan Persilatan juga berusaha keras agar cabang pencak silat bisa dipertandingkan eksibisi di Olimpiade di Jepang tahun 2020.

Dengan begitu terobosan silat mencapai jenjang Asian Games bisa dikembangkan lagi. Sementara untuk pertandingan mono event di dunia sudah digelar dua tahun sekali. Bahkan Singapura mengajukan diri menjadi tuan rumah kejuaraan dunia tahun 2018. Begitu juga dengan negara Saudi Arabia juga mencalonkan sebagai tuan rumah kejuaraan silat dunia tahun 2019.

Semua itu juga merupakan hikmah tampilnya Indonesia juara umum di Asian Games 18 Jakarta tahun 2018 dengan mengantongi 14 medali emas untuk kontingen Indonesia di multi event empat tahunan Asia.

Sedang tambahan medali emas diraih pesilat nasional dalam pertandingan hari Rabu (29/8) dipersembahkan Sugianto, Sidan Wilantari & Ni Made Dwiyanti, Pramudita, Lutfi, Gina, Pipit Kamelia, Hanifan Yudani, serta Wewey Wita (Warso)