Siloam Hospitals Siapkan Fasilitas Penyembuhan Keloid

0

JAKARTA (Suara Karya): Sebagai salah satu jenis bekas luka, keloid dapat diatasi. Normalnya pada saat seseorang mengalami luka, jaringan parut atau fibrosa akan terbentuk di atas kulit yang luka untuk melindungi dan memperbaikinya.

Namun pada keloid, jaringan parut tersebut justru terus tumbuh hingga menebal, merah dan berukuran lebih besar daripada luka itu sendiri, disertai dengan rasa panas, gatal, bahkan nyeri.

Adapun  keloid dapat disebabkan oleh berbagai luka, seperti luka bakar, luka bekas tindik, luka bekas operasi, luka tergores, dan luka cakar.

“Mencegah terjadinya luka dan berdampak pada keloid, tentu lebih baik. Namun jika luka pada tubuh timbul menjadi keloid, hal ini dapat ditangani sampai sembuh,” kata dokter spesialis Siloam Hospitals Balikpapan, dr. Arie Wibisono, Sp. BP-RE., Jumat (02/10/2020) di Balikpapan melalui Webinar Kesehatan bertema “Bekas Luka Menjadi Keloid”.

Menurut Arie, keloid dapat diturunkan secara genetik dalam keluarga. “Ini artinya seseorang berpotensi memiliki keloid saat terluka, jika orangtua mereka juga memiliki keloid,” ujarmya.

Menurut Arie, keloid dapat disembuhkan dengan beberapa cara.

“Penyembuhan melalui operasi pembedahan,  radiasi, laser atau penyuntikan, terapi kombinasi pressure garment merupakan sejumlah cara untuk menghilangkan keloid. Seluruh jaringan rumah sakit Siloam dan di Siloam Hospitals Balikpapan- pun telah menyediakan fasilitas ini guna proses menghilangkan dan menyembuhkan keloid,” ujarnya.

Dijelaskannya, menghilangkan dan menyembuhkan keloid bisa dilakukan dengan berbagai metode, seperti operasi, Cryotherapy, laser, dan silikon gel. (Pramuji)