Sistem Digital Terpusat Mudahkan Pemerintah Ambil Kebijakan

0
Foto: Suarakarya.co.id/Istimewa

JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah Indonesia sudah waktunya menerapkan sistem digital terpusat di era teknologi industri 4.0. Upaya itu memudahkan pemerintah dalam mengambil kebijakan, terutama hal yang terkait dengan keuangan seperti pendapatan dan belanja negara, pajak, kepabeanan dan cukai.

“Pemusatan data ini memiliki banyak keunggulan. Tak hanya dalam membuat kebijakan, tetapi juga mendistribusikan kebijakan itu hingga wilayah terkecil,” kata Direktur Pelaksana Genaxis Group, Nuraslina Zainal Abidin di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Nuraslina mengakui, penerapan sistem digital terpusat membutuhkan jaringan internet yang stabil. “Kondisi semacam itu bukan kendala bagi Indonesia,” ucapnya.

Keuntungan lainnya, lanjut Nuraslina, masyarakat bisa melihat berbagai kebijakan pemerintah terkait yang pengentasan kemiskinan. “Apakah bantuan yang disampaikan itu sudah terserap dengan baik di masyarakat atau belum,” jelasnya.

Nuraslina menambahkan, kebijakan pemusatan data di negaranya, Malaysia telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Banyak keuntungan yang bisa dilakukan dengan langkah ini, terutama menyangkut anggaran.

“Kontrol ketat terhadap anggaran bisa dilakukan. Penyalurannya pun bisa dijamin tepat pada sasaran,” ujarnya.

Teknologi dan layanan yang dibangun Genaxis terbukti mampu melakukan optimalisasi terhadap anggaran belanja negara dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Memastikan peningkatan ekonomi lewat inovasi. Selain mengembangkan industri dan infrastruktur yang kuat, serta membangun kepercayaan dan melindungi privasi setiap individu,” ujarnya.

Untuk menggunakan program itu, lanjut Nuraslina, pihaknya juga siap melakukan alih keterampilan dalam menggunakan program. “Memang ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti memberi pemahaman dan pendidikan kepada pengguna. Namun, hal itu akan menjadi tanggungjawab kami,” katanyam

Menurut Nuraslina, program Genaxis juga compatible untuk diterapkan pada berbagai bidang dan kegiatan baik lembaga pemerintah, maupun lembaga swasta. (Tri Wahyuni)