SMA Labschool Gelar “Job Experience Sharing” Bertema “My Choice is My Future”

0

JAKARTA (Suara Karya): Di negara-negara maju, dunia pendidikan memang menjadi tumpuan dasar dan prioritas untuk terus dikembangkan secara dinamis. Tak terkecuali di Indonesia. Simak saja, saat ini, dunia pendidikan nasional tengah gencar dengan pencanangan kurikulum baru yang dikenal dengan nama Kurikulum Merdeka.

Pada kurikulum merdeka, kemampuan serta keahlian kognitif yang ada pada siswa benar-benar diperhatikan secara khusus. Caranya, dengan memberikan kebebasan sepenuhnya kepada para siswa untuk memilih pelajaran yang sesuai dengan minatnya. Walau mungkin dalam penerapannya, masih diperlukan beberapa penyesuaian sebelum siswa dapat menentukan pilihannya.

Menyikapi perubahan tersebut, Sie. Didik POMG (Persatuan Orang Tua Murid dan Guru) SMA Labschool Jakarta, mencoba membantu memfasilitasi peserta didik dan sekolah untuk memberikan gambaran atas prospek karir untuk jurusan-jurusan yang banyak diminati para siswa.

Oleh karena itu, POMG SMA Labschool Jakarta pun menggelar perhelatan bertajuk Job Experience Sharing (JES) dengan tema “My Choice is My Future”.

“JES diharapkan dapat memberikan gambaran sejelas-jelasnya kepada siswa siswa kelas XI dan XII yang berjumlah kurang lebih 511 siswa dalam menetukan pilihannya untuk pendidikan lanjutan di perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” kata Kepala SMA Labschool Jakarta Dr. Suparno, S.Pd., M.M., saat membuka acara JES, di Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Suparno menyebutkan, pihaknya sebagai pendidik tentu hanya dapat memberikan materi sesuai kurikulum pendidikan.

“Namun, di dalam perkembangannya, tentu kami memerlukan sharing untuk dunia kerja yang tentu lebih dipahami para narasumber yang sudah berkompeten di bidangnya masing-masing,” imbuh Suparno.

Langkah strategis SMA Labschool Jakarta tidaklah main-main. Terbukti, dalam kegiatan JES tahun ini, mereka mendatangkan narasumber yang berkompeten di bidangnya masing masing.

Tercatat ada nama-nama kondang seperti dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamis, Sp.U (K), PhD (Urolog dan staff pegajar Departemen Urolog FKUI), dr. Aditarahma Imaningdyah, Sp.PK (Ketua Komisi PPI RSU Antam Medika dan Pengurus PDS PATKLIN Cabang Jakarta Bidang Pendidikan dan Penilitian), Dr. Isman Jafar, Sp.A (K) sebagai dokter spesialis anak sub spesialis immunologi, Hidayanti, SE., Akt., M.M (salah satu dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia), Dr. Rina Y. Asmara, S.E., Ak., MM., CA (Independen Konsultan/Instruktur Seminar, Dosen dan Peneliti Departemen Akuntansi Universitas Mercu Buana), Mirna Damayanti, S. Si. (Head of Operation AXA Mandiri Financial Services), Mia Fawzia, S. Sos., MA (Head of MKT Services, Ecommerce MKT dan Media), dan Irma Gustiana A., S. Psi ., M. Psi., Psikolog., CertPT., CPC yang dikenal dengan Mba Ayank sebagai founder Ruang tumbuh.

Sejumlah Praktisi

Ada juga Ar. Devy Anggraeny, IAI (Principal Architect & Design and Director PT Indesign Domus), Kresna Adiprawira (Founder and President of Elitery), Mursyid, S.T., MBA (Direktur HCM & System Development PT Waskita Karya (Persero), Tbk), Ir. Muhammad Iqbal Akbar, MM., CSEP., CRP (Ketua 1 Asosiasi Independen Surveyor Indonesia (AISI) dan Wakil Ketua Forum Manajemen Resiko BUMN), Seradesy Sumardi, S.H (Chief Legal Officer L’Oreal Indonesia), Hery Wibowo Budi, S.Si., MP, MBA (Direktur PT Cahaya Bungo Sarkopalma), hingga Madin Tyasawan (staf pengajar kajian drama dan pendidikan seni drama FKIP UMT Indonesia).

Lebih dari itu, SMA Labshool Jakarta juga menghadirkan kakak-kakak alumni dari angkatan 2017 dan 2018 yang mayoritas saat ini baru saja menyelesaikan pendidikannya di UI, UGM, ITB, ITS, dan UNPAR.

Suparno menjelaskan, kegiatan ini diawali dengan pendataan dan survey kepada siswa/I SMA Labschool atas pilihan minatnya.

“Berdasarkan hasil survei tersebut, kami dapat menyediakan 12 rumpun pendidikan dan 15 ruang untuk diikuti peserta didik dan dapat diselenggarakan secara offline,” pungkas Suparno.  (Pramuji)