SMK Model PGRI 1 Mejayan Ciptakan Cara Keren Berbisnis bagi UMKM

0

JAKARTA (Suara Karya): Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Model Model PGRI 1 Mejayan berhasil menemukan cara keren bagi UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) untuk berjualan keliling lewat mobil listrik. Tak hanya terlihat keren, tetapi juga ramah lingkungan.

“Mobil listrik karya bersama siswa dan guru SMK Model PGRI 1 Mejayan ini, sudah dipakai sejumlah UMKM untuk jualan makanan siap saji,” kata Kepala Sekolah SMK Model PGRI 1 Mejayan, Sampun Hadam dalam peluncuran secara resmi mobil listrik tersebut, Selasa (30/6/20).

Sampun menjelaskan, pembuatan mobil listrik awalnya untuk model pembelajaran di sekolah. Mobil tersebut dibuat dengan peralatan sederhana yang ada di sekolah, namun dikerjakan para siswa dan guru dengan penuh ketekunan dan kerja keras.

“Setelah jadi, mobil tersebut ternyata menarik minat warga di sekitar sekolah, terutama mereka yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), terdampak pandemi corona virus disease (covid-19). Apalagi harga jual mobil ini tidak terlalu mahal,” kata Sampun seraya menyebut harga mobil listrik Rp20 juta per unit.

Bahkan, lanjut Sampun, mobil listrik karya SMK Model PGRI 1 Mejayan ini akan diproduksi lebih luas lewat program kerja sama dengan 72 desa di Kabupaten Madiun. Mobil listrik menjadi solusi bagi warga yang ingin membuka usaha yang dipasarkan dengan cara berkeliling.

“Kami senang mendengar laporan kalo warga Madiun terbantu oleh keberadaan mobil listrik ini. Mobil itu dibuat menjadi kedai nasi pecel, snack & coffee shop, mini market bernama Sahara Mart, bengkel servis keliling hingga electrical installation maintanance dan usaha lainya,” tuturnya.

Ditambahkan, rancang bangun mobil listrik semula akan dibuat menggunakan kayuhan kaki seperti sepeda. Namun, model semacam itu dianggap kurang bergerak jauh. “Akhirnya diputuskan dibuat dalam bentuk mobil yang terlihat lebih keren dan bisa bergerak lebih luas,” ucapnya.

Dalam pembuatan mobil listrik tersebut, lanjut Sampun, dibentuk tim kerja yang terbagi dalam 7 rancang bangun yaitu empat buah roda, sistem kemudi, sasis atau rangka dasar, sistem rem, badan mobil, kelistrikan, pemindahan tenaga dari motor listrik ke roda penggerak.

“Kami sungguh tak menyangka impian tentang mobil listrik yang bermodalkan keberanian, kemauan dan kekompakan tim kerja dapat terwujud menjadi produk yang bermanfaat buat orang lain. Ini sekaligus bisa menaikkan pamor lulusan SMK yang kompeten,” kata Sampun menandaskan. (Tri Wahyuni)