Soal Dukungan Capres/Cawapres, Sikap Yusuf Mansur Masih di Tengah

0
Yusuf Mansur

JAKARTA (Suara Karya): Yusuf Mansur mengaku belum belum memutuskan apakah akan bergabung ke kubu Jokowi-Ma’ruf Amin atau Prabowo Subianto-Sandiaga. Alasannya, pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) masih terlalu lama, sehingga dirinya tidak ingin terburu-buru menentukan sikap dukungannya.

“Kan masih ada waktu delapan bulan lagi. Sekarang saya belum memutuskan apakah akan bergabung ke kubu Jokowi-Ma’ruf Amin atau Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Saat ini saya lebih aman di tengah, bisa ke kanan, bisa ke kiri,” ujarnya, di Jakarta, Jumat (31/8).

Sebagaimana diketahui, hari ini Yusuf Mansur bertemu cawapres Sandiaga Uno saat salat Jumat, di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Diberitakan sebelumnya, Yusuf Mansur disebut-sebut bakal masuk Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Namun Ma’ruf Amin memastikan bahwa Yusuf Mansur tidak masuk dalam Tim Pemenangan Jokowi dan Ma’ruf. Meski demikian, Ma’ruf mengatakan bahwa Yusuf Mansur tetap mendukung dirinya untuk bertarung bersama Jokowi melawan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

“Tidak, belau tidak masuk tim,” kata Ma’ruf, usai menghadiri acara pembukaan Diklat Program Pendalaman Agama Islam di Indonesia bagi Pelajar Afganistan di Istana Wapres, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (31/8).

Sebelumnya, Yusuf bertemu Ma’ruf di rumahnya, Jalan Koja, Jakarta, pada Kamis (30/8/2018). Usai pertemuan, Yusuf tidak menjelaskan apa yang dibicarakan dengan Ma’ruf Amin.

Namun Ma’ruf menjelaskan bahwa Yusuf Mansur mendukung dirinya karena menganggap sebagai guru. Dia tidak menyebut peran Yusuf.

“Dia (Yusuf, Red) enggak bilang Pak Jokowi. Ya ikut saja. Kalau hanya ikut enggak pakai posisi. Tidak harus punya posisi kan,” ujar Ma’ruf menambahkan. (Gan)