Stapol PP DKI Imbau Semua Pihak Patuhi PSBB

0
(suarakarya.co.id/Istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Gerai McDonald’s di Gedung Sarinah, Thamrin, Jakarta mendapat teguran dari Satpol Pamong Praja (PP) DKI Jakarta. Penyebabnya, restoran siap saji itu membuat acara seremonial penutupan gerai pada 10 Mei lalu.

Tak ingin kejadian seperti itu terulang kembali, Satpol PP DKI Jakarta mengimbau semua pihak mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus rantai virus Covid-19.

“Harus ada kesadaran diri dari masyarakat itu untuk mematuhi ketentuan PSBB yang dikeluarkan Pemprov DKI sesuai Pergub Nomor 33 tahun 2020,” kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, di Balai Kota Jakarta, Kamis (21/5/2020).

Arifin juga meminta anggota masyarakat yang hadir untuk melakukan isolasi atau karantina mandiri karena dianggap mengabaikan protokol kesehatan menjaga jarak minimal dan memakai masker. Sebab pihaknya sulit melakukan pelacakan karena saat mengetahui ada massa berkumpul langsung dibubarkan.

“Kami tidak tahu mereka itu datang dari mana saja, karena di malam itu juga langsung dilakukan pembubaran. Jadi sulit untuk kami melakukan karantina, karena kalau dikarantina harus diketahui dulu identitasnya,” tutur Arifin.

Isolasi mandiri minimal selama masa inkubasi 14 hari, katanya, sangat diperlukan untuk menghindari adanya penularan virus yang kian masif kepada warga lain. Apalagi jika masyarakat tak menyadari adanya penularan virus yang terjadi pascaacara tersebut.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menjatuhkan sanksi denda Rp 10 juta kepada restoran siap saji McDonald’s Plaza Sarinah, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Gerai restoran asal Amerika Serikat itu dikenakan sanksi karena mengabaikan ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pascakerumunan masyarakat yang ingin mengabadikan momentum penutupan restoran pada Minggu (10/5/2020) malam lalu. (Andara Yuni)