STP Trisakti Siap Kembangkan Program D2 Fast Track Pariwisata

0

JAKARTA (Suara Karya): Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti siap membuka Program Diploma 2 (D2) Fast Track bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pendampingan akan dilakukan kepada 11 SMK pariwisata yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Satu kebanggaan bagi kami terpilih dalam Pengembangan Program D2 Fast Track yang digagas Ditjen Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek),” kata Ketua STP Trisakti, Fetty Asmaniati disela peringatan Dies Natalis STP Trisakti ke-52, Rabu (2/6/2021).

Fetty dalam kesempatan itu didampingi Ketua Yayasan Trisakti, Djanadi Bimo Prakoso dan jajaran pimpinan di lingkungan kampus yang berlokasi di Tanah Kusir, Bintaro Jakarta Selatan tersebut.

Terpilihnya STP Trisakti dalam program D2 Fast Track yang sedang dikembangkan Kemdikbudristek, bukan tanpa alasan. Hal itu merujuk pada prestasi STP Trisakti, yang belum lama ini menerima akreditasi unggul untuk lembaga dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Prestasi serupa juga diraih STP Trisakti yakni akreditasi A untuk 4 program studi yaitu Program D3 Perhotelan, Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan, Sarjana Terapan Usaha Perjalanan Wisata dan Sarjana Pariwisata. Sedangkan Program S2 Pariwisata mendapat akreditasi B.

Pada 2020, STP Trisakti mendapat izin untuk pembukaan program doktor (S3) bidang pariwisata. Ini sekaligus mengukuhkan STP Trisakti sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta yang memiliki program S3 Pariwisata.

Ditambahkan, STP Trisakti juga meraih peringkat 2 perguruan tinggi swasta dengan persentase jabatan akademik dosen dan sertifikat pendidik dosen terbanyak. Selain itu, peringkat 3 dalam penilaian kinerja penelitian tertinggi di perguruan tinggi swasta dan skor tertinggi klasterisasi perguruan tinggi kategori sekolah tinggi di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Tahun 2020.

Ditanyakan strategi yang akan dilakukan STP Trisakti untuk pengembangan Program D2 Fast Track, Fetty mengatakan, pihaknya saat ini masih mendapat arahan dari Kemdikbudristek untuk pengembangan lanjutan. Selain sudah berkomunikasi dengan 11 SMK yang akan mendapat pendampingan.

“Dari sisi sumber daya dan fasilitas pendidikan, STP Trisakti siap untuk pengembangan program tersebut,” kata Fetty menegaskan.

Sementara itu, Kepala Departemen Perhotelan STP Trisakti, Agus Riyadi selaku Penanggungjawab Program D2 Fast Track juga mengaku banyak bisa terlibat dalam program yang sedang dikembangkan pemerintah. Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan 11 SMK untuk pengembangan Pusat Keunggulan (PK).

“Kami sedang menggali informasi apa yang akan dikembangkan SMK PK. Informasi ini penting agar bantuan dari pemerintah sesuai dengan rencana pengembangan,” ujarnya.

Karena pengalaman di masa lalu, lanjut Agus, bantuan dari pemerintah tidak bisa dimanfaatkan karena ternyata fakta tidak selaras dengan keinginan sekolah. Misalkan pembelian sejumlah mesin untuk bahan ajar. Mesin tersebut tidak bsia digunakan, karena daya listrik di sekolah tidak cukup untuk pemakaian alat.

“Kedepan, hal-hal semacam itu tidak terjadi lagi lewat program pendampingan oleh perguruan tinggi ini. Kami pastikan bantuan fasilitas yang diajukan ke pemerintah bisa dimanfaatkan secara optimal. Jadi tidak ada fasilitas pembelajaran di SMK yang mubazir,” ujarnya. (Tri Wahyuni)