Sumbar Sadar Vaksin, Padang Pariaman Targetkan 342.586 Peserta Sebulan ke Depan

0

PADANG PARIAMAN (Suara Karya): Dalam upaya menyukseskan Sumbar Sadar Vaksin, dan menumbuhkan kesadaran perlunya vaksin guna mencegah penyebaran Covid-19, Sabtu (13/11/21). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman melaknsakan vaksinasi di Taluak Balili, Lubuk Alung dan diikuti oleh 520 peserta dan acara yang sama serentak berlangsung di 25 lokasi di wilayah tersebut.

“Taget hari itu (Sabtu) sebanyak 3.500 peserta di seluruh 25 lokasi tersebut atau sekitar 1% dari total target Padang Pariaman yakni, 342.586 peserta vaksinasi, Alhamdulillah terlaksana dengan baik,” kata Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Yutiardy Rivai dalam pembicaraan via telepon genggam dengan suarakarya.co.id, Minggu (14/11/2021).

Yutiardy menjelaskan, pelaksanaan Sumbar Sadar Vaksin dimulai sejak 30 Oktober 2021, setiap Sabtu dan Minggu di seluruh Sumatera Barat. Pada hari ini, Minggu (14/11) Yutiardy tidak bisa mengikuti kegiatan yang sama disebabkan harus mengikuti rapat APBD Padang Pariaman. Namun, kegiatan itu tetap berjalan sesuai dengan program yang sudah disepakati guna menyuskseskan vaksinasi secara nasional.

“Gebyar bulan vaksin yang dimukai sejak 30 Oktober 2021 di Sumatera Barat hingga satu bulan ke depan. Sumbar menarget tercapai 4,4 juta lebih peserta vaksinasi, sementara daerah Padang Pariaman tetap berupaya memenuhi target sesuai target daerah sendiri,” ujarnya.

Terkait vaksinasi anak sekolah, Yutiardy mengatakan, hasil zoom meeting pihak Pemkab Padang pariaman dengan Kapolres setempat pihaknya akan melaksanakan vaksinasi di dua lokasi pada 16 dan 18 Desember 2021. Karena, dalam upaya percepatan vaksinasi ini, semua turun gunung dalam pelaksanaan vaksinasi.

“Kita dari Pemda harus sopport. Alhamdulillah Binda Sumbar sejak awal membantu percepatan vaksin di Padang Pariaman. Mereka ditugaskan dengan suatu kegiatan setiap Selasa dan Kamis hingga akhir bulan, yaitu pada 16 Desember diadsakan di SMPN 2 Sungai Limau, sasaran peserta seribu anak sekolah dan target hari itu sebanyak 1.500 peserta. Pada 18 Desember kegiatan sama dilaksanakan di Sungai Abang Lubuk Alung dengan target juga 1.500 orang,” kata Yutiardy.

Sementara, penyelenggaraan vaksinasi di Taluak Balili Kecamatan Lubuk Alung yang dihadiri Yutiardy di 25 lokasi di seluruh wilayah Padang Pariaman. Tempat pelaksanaan sesuai lokasi seperti di Puskesmas, Gedung SMP atau SMA, Kantor Walinagari, dan lainnya dan melibatkan Satgas Covid-19 dari Polda Sumbar. Kegiatan itu berlangsung di daerah Sicinin, Kayu Tanam, Batubasa Aur Malintang, Nagari Ulakan, Nagari Kasang, dan masing-masin g dibantu oleh Polsek dan Babinsa setempat.

“Kegiatan diikuti seluruh unsur Polda Sumbar, yang turun gunung membantu menyukseskan vaksinasi di seluruh Sumbar. Dalam tugasnya Satgas membantu daerah yang kondisi vaksinnya dibawah 5 besar termasuk Padang Pariaman. Kita dibantu oleh teman dari, Polda Sumbar di Korong Taluak Balibi, Lubuk Alung,” jelas dia.

Padang Pariaman cukup mendapat tantangan seperi ini, mungkin adanya faktor saling menunggu. Setelah dibantu sosilasasi bersama TNI dan Polri yang mengajak vaksinasi maka ada perkembangan meskipun masih tetap lambat.

“Kita berupaya mencapai target itu, kemarin (Sabtu) tercatat 2.624 vaksin pertama dan vaksin kedua 965 peserta untuk seluruh 25 lokasi yang melaksanakan vaksinasi di wilayah ini (Padang Pariaman),” kata Kadis.

Yutiardy mengaku ada kendala pelaksanaan vaksinasi di daerah tersebut. “Ada hal-hal yang kami tidak masuk ke arena itu, contoh ada di pondok pesantrean, para tungku belum bisa menerima waktu namun setelah bergandeng tangan dengan Polri bisa terlaksana, tapi hanya sedikit,” jelas dia.

Pada kesempatan itu, Kadis yang bernama lengkap Drs Yutiardy Rivai Apt, mengatakan setelah tiga minggu nol positif covid-19 di Padang Pariaman kemarin (Sabtu) terkonfirmasi satu orang mahasiswa (20 tahun) pofitrif Covide-19 dan kini sudah menjelani isolasi mandiri di rumah.

“Setelah tiga minggu kita kosong (nol) Covid-19, kemarin ada seorang mahasiswa yang kuliah di di Padang terkonfirmasi Covid-19, kini sudah isoman di rumahnya di daerah Batang Anai. Namun, kita berharap mahasiswa tersebut cepat pulih dan kita kembali nol,” harapnya.

Dia mengingatkan, meski mahsiswa tersebut atau siapa saja sudah dua kali vaksin tetapi mereka bisa jadi lupa dan ternyata terkonfirmasi positif. “Ya, kita tengah menghadapi pandemi,jadi tetap hati-hati ikuti selalu prokes,” pesan Yutiady. (indra)