Tahun Ini Kemenkop Gelar Pelatihan Vokasi di 14 Daerah Perbatasan

0
Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan SDM, Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Nuryanto.

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Koperasi dan UKM, melalui Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan pendekatan kebijakan ‘affirmative’ tahun anggaran 2018, melaksanakan kegiatan pelatihan yang terfokus pada pelatihan vokasi (keterampilan), khususnya di daerah perbatasan, tertinggal.

Hal itu dilakukan, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM KUMKM. “Ini dimaksudkan agar mampu berdaya saing dan dapat menerapkan ilmu yang dimiliki pada dunia usaha,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan SDM, Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Nuryanto, kepada wartawan, di Gedung Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Rully menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tahun ini, meliputi pelatihan vocational (keterampilan) di daerah perbatasan, di daerah tertinggal, di daerah pasca bencana,

Pelatihan vocational pada daerah perbatasan, ujar Rully, berkaitan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Percepatan Pembangunan 7 Pos Lintas Batas Negara di Kabupaten Sambas (Aruk), Sanggau (Entikong), Kapuas Hulu (Nanga Badau), Belu (Motaain), Malaka (Motamasin), Timor Tengah Utara (Wini), dan Kota Jayapura (Skouw).

Pelatihan ini, kata dia, bekerja sama dengan BNPDP (Badan Nasional Pengelola Daerah Perbatasan), Kemenko PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan0, Dinas yang membidangi koperasi dan UKM di provinsi/kabupaten/kota dibwilayah perbatasan.

Targetnya 480 orang di 14 provinsi, dengan rincian; Kabupaten Aceh besar 80 orang. Kabupaten Roja Ndau (80), Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Kepulauan Aru, kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Alor, Kabupaten Keerom, Kabupaten kep Anambas, Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Karimun, Kabupaten Malaka, Kabupaten Kep Talaud, dan Kabupaten Nunukan, masing-masing 60 orang. (Gan)