Tak Boleh Lengah, Lonjakan Kasus Baru Covid-19 Capai 1.034 Orang

0

JAKARTA (Suara Karya): Kasus penularan virus corona diseases (covid-19) di Indonesia terus bertambah. Hingga 9 Juni, tercatat ada 33.076 pasien positif corona. Dibanding angka sebelumnya, kenaikan mencapai 1.043 kasus.

Sementara pasien positif covid-19 di dunia belum surut juga. Total pasien hari ini mencapai mencapai 7.121.700 kasus. Berarti ada penambahan 104.181 kasus dibanding sebelumnya.

Tentang ODP (Orang Dalam Pemantauan) hari ini terjadi penurunan lagi 397 kasus, dari sebelumnya 38.791 menjadi 38.394 kasus. Pada kasus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) malah terjadi kenaikan 98 kasus, dari 14.010 menjadi14.108 kasus.

Dijelaskan, orang berstatus ODP belum menunjukkan gejala sakit, namun memiliki riwayat kontak dengan orang diduga positif covid-19. Sedangkan PDP adalah orang yang memiliki riwayat gejala covid-19 seperti demam, batuk, sesak napas dan sakit tenggorokan. PDP sudah observasi medis pada saluran pernapasannya.

“Kendati demikian, kasus baru pasien positif covid-19 hari ini terjadi lonjakan lagi hingga 1.043 kasus dibanding sebelumnya.Terbanyak ada di DKI Jakarta yang mencapai 234 kasus baru,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangan pers, di Jakarta, Selasa (9/6/20).

Tentang 1.043 kasus positif covid-19 baru di Indonesia, Yuri menyebutkan, DKI Jakarta ada kenaikan 234 kasus, Banten 14 kasus, Yogyakarta 2 kasus dan Jawa Barat ada 24 kasus baru.

Sementara itu di Jawa Tengah ada 32 kasus baru hari ini, Jawa Timur sebanyak 220, Bali 14 kasus, Nusa Tenggara Barat 8 kasus, dan Nusa Tenggara Timur tidak ada kasus baru.

Ditambahkan, tak ada kasus baru di Aceh, sedangkan Sumatera Utara ada 11 kasus baru, Provinsi Riau 2 kasus, Kepulauan Riau tak kasus baru, Sumatera Barat ada 17 kasus baru, Jambi juga tidak ada laporan kasus baru, Bengkulu pun sama tidak ada kasus.

Dari Sumatera Selatan dilaporkan ada 30 kasus baru hari ini, Lampung ada 3 kasus dan Bangka-Belitung ada 19 kasus.

Untuk wilayah Kalimantan Utara ada penambahan 1 kasus baru, Kalimantan Timur ada 13 kasus, Kalimantan Barat ada 24 kasus baru, Kalimantan Tengah ada 18 kasus, sedangkan Kalimantan Selatan ada penambahan 91 kasus.

Provinsi lainnya adalah Sulawesi Utara ada 41 kasus baru, Gorontalo 5 kasus, Sulawesi Selatan ada 180 kasus, Sulawesi Tengah tidak asa kasus baru, Sulawesi Barat pun tidak ada laporan kasus baru, Sulawesi Tenggara ada 4 kasus.

Untuk wilayah Maluku Utara terjadi penambahan 4 kasus baru, Maluku 8 kasus, sedangkan Papua Barat sebanyak 4 kasus dan Papua dilaporkan ada penambahan 18 kasus baru.

Soal korban meninggal dunia, Yuri menyebutkan, hari ini ada penambahan sebanyak 40 orang. Dengan demikian, jumlah total pasien meninggal menjadi 1.923 orang. Sedangkan pasien sembuh bertambah 510 hingga total menjadi 11.414 orang.

Yuri menegaskan, penambahan pasien sembuh covid-19 hingga total hari ini 11.414 orang menunjukkan covid-19 bisa disembuhkan dan dicegah. Untuk itu Pemerintah mendorong masyarakat terlibat aktif dalam memutus mata rantai penularan covid-19 di lingkungan kerja dan tempat tinggal.

Ia meminta kepada masyarakat untuk terus menjalin kekompakan dalam upaya pencegahan dan penanganan covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah.

“Pastikan kita tidak tertular atau tidak menulari. Hargai dan bantu mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri. Jangan pernah bersikap diskriminasi kepada pasien yang sudah sembuh. Dan yang tak kalah penting, kita tidak boleh menolak jenazah pasien sebagai bagian dari kemanusiaan,” katanya.

Yuri menyebut, bentang usia pasien meninggal bekisar 45 hingga 65 tahun. Jumlah korban meninggal terdampak covid-19 itu terbilang tinggi. Ia berharap angka kematian akibat covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain faktor usia, Yuri menambahkan, penyebab kematian sebagian besar karena penyakit bawaan. Hampir seluruh kasus meninggal karena adanya penyakit pendahulu, antara lain diabetes, penyakit jantung kronis, hingga penyakit paru obstruksi.

Yuri sekali lagi mengingatkan pentingnya menjaga jarak, hindari tempat berkumpul padat orang, cuci tangan pakai sabun, manakala ada yang sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. (Tri Wahyuni)