Tampil Meyakinkan Tim Psikologi UNJ Raih Juara Olimpiade LEIPZIG

0

JAKARTA (Suara Karya) : Tampil spektakuler tim psikologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) meraih juara dalam Olimpiade LEIPZIG (Learning Psychology with Amazing Goals) yang digelar Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma.

Mahasiswa psikologi UNJ yang berhasil meraih juara dipersembahkan Tim Psikologi A yang diperkuat Almadhia Qisthina angkatan tahun 2018, Luthfiyah Zahra (2019) dan Adzkia Zahra Izzati (2020).

Sedang tambahan juara tiga disumbang Tim psikologi B UNJ yang bermaterikan Otniel Wijaya (2017), Sri Purborini (2020) dan Raihandini angkatan tahun 2020.

“Kami mengucapkan terima kasih pada mahasiswa psikologi yang meraih juara dalam Olimpiade LEIPZIG. Tampil juara menunjukkan kepiawaian dalam ilmu yang ditekuninya dan membawa nama harum UNJ serta membanggakan Dosen yang membimbingnya,”jelas Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNJ, Dr. Abdul Sukur, S.Pd., M.Si.di Jakarta, kemarin.

Dengan prestasi yang diukir para mahasiswa psikologi Abdul Sukur mengingatkan, agar tidak cepat
puas begitu saja. Kedepan masih banyak tantangan yang dihadapinya. Upaya mengantisipasi semua itu, diperlukan ketekunan dan kegigihan lagi menggapai ilmu dibidangnya.

Sementara di lain kesempatan Wakil Dekan III Psikologi UNJ, Mira Ariyani menceritakan, lomba LEIPZIG yang mengambil tema
“Never Surrender This is Not The End” digelar secara daring melalui ZOOM meeting. Kategori yang dilombakan meliputi debat, cerdas cermat, dan esai yang bertemakan isu-isu seputar bidang psikologi.

Menurutnya, kompetisi debat sebagai salah satu ajang perlombaan dari LEIPZIG yang bertujuan untuk menyediakan wadah bagi mahasiswa dan mahasiswi psikologi dari seluruh Indonesia. Dengan harapan, dapat mengasah kemampuan dalam berpikir kritis, melatih mahasiswa untuk menyuarakan pendapat dan argumen secara baik.

Begitu pula katanya, untuk meningkatkan social skills, melatih mental dan sportifitas mahasiswa dalam berkompetisi, serta menjalin hubungan kekeluargaan yang baik antar universitas, terutama Fakultas Psikologi, meskipun dalam kondisi COVID-19. (Warso)