Tangsel Kini Punya Tempat Wisata Edutainment, Bisa Liburan sambil Belajar!

0
(Suarakarya.co.id/Tri Wahyuni)

JAKARTA (Suara Karya): Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya tempat wisata baru di kawasan Serpong. Di Agro Puspiptek, pengunjung tak saja dapat belajar tentang flora dan fauna, tetapi juga dapat mencoba beberapa wahana permainan yang menantang nyali.

“Konsep Edutainment, yang memadukan edukasi dengan entertainment (hiburan) ini penting, terutama untuk anak agar tetap aktif dan tertarik dengan alam,” kata Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Bambang Brodjonegoro saat membuka secara resmi Agro Puspiptek, Serpong, Minggu (30/8/20).

Hadir dalam kesempatan itu, Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Daini dan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Sri Setiawati.

Lewat Agro Puspiptek, Bambang berharap anak Indonesia tertarik dengan riset sejak dini. Karena di kawasan seluas 9 hektar tersebut tersedia ruang-ruang buat pengunjung belajar tentang riset flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang dilakukan para peneliti Puspiptek.

“Setiap Minggu, katanya, peneliti menggelar demo laboratorium. Aktraksi semacam itu tidak ada di tempat lain. Inilah salah satu daya tarik dari Argo Puspiptek,” tuturnya.

Menristek memberi apresiasi kepada Puspiptek yang mampu melakukan diversifikasi kegiatannya. Karena selain menjalankan tugas dan fungsi utamanya dalam riset dan inovasi, lembaga itu mampu membuat sarana edutainment untuk masyarakat, terutama anak-anak.

“Itu sekaligus promosi profesi peneliti, yang diharapkan menarik minat anak di masa depan. Anak perlu diperkenalkan seputar kegiatan penelitian sejak dini,” katanya menandaskan.

Menristek juga berharap pada Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk lebih mengoptimalkan keberadaan Agro Puspiptek. Karena pengembangan kawasan tersebut sejalan dengan misi Tangsel sebagai kota maju berbasis inovasi.

Sementara itu, Plt Kepala Puspiptek Sri Setiawati menjelaskan, pembukaan Agro Puspiptek bertujuan untuk edukasi. Karena, pihaknya menerima lebih dari 25 ribu pengunjung setiap tahunnya.

“Jumlah tersebut tidak seluruhnya busa masuk ke areal vital di Puspiptek. Karena itu, kami putuskan untuk membuka sebagian areal lahan di Puspiptek agar masyarakat bisa datang tanpa perlu repot izin. Masyarakat bisa melihat beragam flora dan fauna yang dikembangkan Puspiptek,” ucapnya.

Permintaan Menristek ditanggapi serius Wali Kota Tangsel Airin. Pengembangan Agro Puspiptek akan menjadi perhatian utama. Karena kawasan tersebut dapat menjadi salah satu sumber belajar siswa selama masa pandemi.

“Siswa bisa belajar tentang flora dan fauna langsung, tak hanya dari buku. Ini perlu sebagai variasi pembelajaran jarak jauh. Selama kunjungan ke Agro, tetap perhatikan protokol kesehatan. Ini akan berguna bagi siswa di Tangsel, karena lokasinya tak terlalu jauh,” ujar Airin menandaskan. (Tri Wahyuni)