Tembus Tembok “China”, Korsel Putri Juara

0
Handball Korsel putri tumbangkan China untuk meraih juara Asian Games 18. (Suarakarya.co.id/Warso)

JAKARTA (Suara Karya): Mendapat dukungan cukup meriah dari masyarakatnya, tim Korsel putri tampil konsisten mengalahkan tim China dengan skor 29-23 dalam partai final handball Asian Games 18, di GOR POPKI Jakarta Timur, Kamis (30/8). Atas kemenangan itu Korsel tampil juara dan China sebagai runer-up.

Dalam pertandingan final pemain Korsel tampil dengan semangat menyala mengandalkan teknik yang diterapkan. Bahkan sejak wasit membunyikan peluit pertama tim Korsel mendominasi permainan dan terus memimpin dalam perolehan point.

Meski dalam segi postur tubuh Korsel kalah tinggi atas pemain China, namun tidak menghalangi pemain Korsel menembus tembok raksasa kekuatan tim dari negeri Tirai Bambu untuk menutup babak pertama dengan skor 12-9.

Memasuki babak kedua pemain China mencoba bangkit, namun lagi-lagi belum mampu menerobos pertahanan Korsel. Sedang Korsel terus menambah skor dengan angka 29-23 untuk meraih juara di handball putri dalam Asian Games 18 di Jakarta.

Sedang tempat ketiga diambil tim Jepang setelah menang cukup telak lawan Thailand dengan skor 43-14. Hal itu membuktikan keperkasaan pemain Handball kawasan ASEAN masih tertinggal dengan negara kawasan Asia lainnya termasuk Indonesia yang berada diperingkat 8 setelah dikalahkan Hongkong dalam pertandingan sebelumnya.

Memantau perhelatan cabang handball putri di Asian Games 18, masih didominasi pemain dari luar ASEAN Wakil Ketua Umum PB ABTI Arif Hidayat menegaskan, pemain bola tangan dari kawasan ASEAN harus berpacu mengejar ketinggalannya. Karena kalau tidak jangan disalahkan bila setiap tampil di Asian Games terpaksa jadi penonton menyaksikan tim-tim dari negara diluar ASEAN tampil di final.

“Guna memenuhi semua itu Ketua Umum PB ABTI Dody Usodo Hargo mengajak federasi handball dari kawasan ASEAN memperjuangkan bola tangan dipertandingkan di SEA Games Filipina tahun 2019. Kalau tidak diperbanyak event ditingkat ASEAN prestasi atlet handball dari kawasan ASEAN tertinggal jauh dengan lawan-lawannya seperti Jepang, Korsel dan Kazakhstan ,”tegas Arif yang juga pelatih Handball nasional itu. (Warso)