Temu Peneliti, Menag Ingatkan Pentingnya Rekomendasi Litbang

0
Menag Yaqut memberikan Keynote Speech dalam acara Temu Peneliti Nasional 2021, Tangerang, Jumat (11/06/2021). (kemenag.go.id)

TANGERANG (Suara Karya): Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa kebijakan sebuah organisasi sudah seharusnya berdasarkan penelitian pengembangan (litbang), bukan berdasarkan feeling. Karenanya, rekomendasi penelitian memiliki peran yang sangat penting dan strategis.

Pesan ini disampaikan Menag di hadapan 186 peserta yang hadir secara luring dan daring dalam acara Temu Peneliti Nasional Tahun 2021 di Tangerang, Jumat (11/6/2021).

“Di masa saya ini, saya ingin memfungsikan rekomendasi Litbang ini semaksimal mungkin,” tegas Menag.

Menurutnya, jika penelitian dan pengembangan tidak difungsikan dengan baik, maka jangan heran kalau suatu lembaga tidak akan berubah ke arah yang lebih baik.

“Semua yang dilakukan Menteri dan jajarannya seharusnya berbasis dari hasil Litbang. Saya tunggu hasil-hasil penelitian Litbang,” kata Menag, seperti dilansir laman resmi Kemenag.

Menag juga memberi apresiasi bagi para peneliti. “Para peneliti ini adalah ruh dan Litbang adalah spirit organisasi,” ungkap Menag seraya mengingat pembicaraannya dengan Kepala Balitbang dan Diklat Kemenag di awal waktu dirinya dilantik sebagai Menteri.

Hadir Kepala Balitbang dan Diklat Achmad Gunaryo, Kepala Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Sunarini, Kepala Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Muhammad Adlin Sila, Kepala Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Arskal Salim, Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al Quran Muchlis M Hanafi, dan Kepala Bagian TU Pimpinan Thobib Al Asyhar.

Sebelumnya, Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag Achmad Gunaryo menyampaikan harapan dari penyelenggaraan acara yang berlangsung selama tiga hari ini.

“Pertamuan ini diharapkan dapat menghasilkan pemikiran pemikiran produktif, mencerahkan bagi para peneliti membawa kemajuan bagi Kementerian Agama,” harap Gunaryo. (indra)