Tiga Perwakilan Indonesia Lolos ke Semifinal Swiss Terbuka 2019

0
Pasangan ganda campuran Indonesia Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dalam turnamen bulu tangkis Swiss Terbuka 2019 yang berlangsung di Stadion St. Jakobshalle, Basel, Swiss. (Tim Humas PBSI)

JAKARTA (Suara Karya): Indonesia berhasil mengirimkan tiga perwakilan untuk berlaga di babak semifinal turnamen bulu tangkis level super 300 Swiss Terbuka 2019, yakni dari sektor ganda campuran, ganda putra dan tunggal putra.

Kemenangan tim Garuda diawali dari sektor ganda campuran, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang mengalahkan pasangan asal Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith dalam tiga gim dengan skor 19-21, 21-14 dan 21-17.

Selanjutnya, disusul oleh pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto usai menumbangkan rekan satu timnya, yakni Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso dengan skor 21-10 dan 21-17.

Tak lama kemudian, kemenangan juga diraih oleh tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting yang menumbangkan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012 Lin Dan dari China dalam tiga gim dengan perolehan 14-21, 21-8 dan 21-11.

Di babak semifinal, Rinov/Pitha akan berhadapan dengan pasangan Chinese Taipei Lu Ching Yao/Lee Chia Hsin, sedangkan Fajar/Rian akan bertemu Marcus Ellis/Chris Langridge asal Inggris, dan Anthony akan menjamu Shi Yuqi dari China.

Sementara itu, pasangan ganda putra yang baru saja memenangkan gelar All England 2019 Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan tidak dapat melaju ke semifinal karena dikalahkan oleh Lee Yang/Wang Chi-Lin dari Taiwan dengan skor 26-24, 7-21 dan 12-21.

“Kami sudah berusaha bermain dengan semaksimal mungkin, tapi ternyata penampilan lawan lebih bagus dan mereka juga masih fresh,” kata Ahsan seperti dikutip Antara melalui laman badmintonindonesia.org Sabtu.

Lebih lanjut, Hendra mengungkapkan kekalahan tersebut tidak ada kaitannya dengan cedera betis yang dialaminya, namun murni dikarenakan penampilan lawan yang jauh lebih baik.

“Tidak ada masalah dengan cedera betis saya. Kekalahan ini memang karena lawan tampil lebih baik. Tenaga mereka lebih besar, pertahanan rapat, serangannya keras dan kami kalah kecepatan,” ungkap Hendra.

Meskipun demikian, keduanya tetap bersyukur atas hasil yang telah didapatkan dan berjanjin untuk terus berlatih meningkatkan performa, stamina dan kekuatan untuk tampil di laga-laga berikutnya. (Yunafry)