Tim Handball Indonesia Butuh Waktu Panjang Menuju Asian Games

0
Pemain Handball Indonesia berusaha mendobrak pertahanan lawan. (Suarakarya.co.id/Warso)

JAKARTA (Suara Karya): Memantau kekalahan Timnas Handball Putra Indonesia dengan skor 13-47 atas tim Arab Saudi di pertandingan kedua dalam Asian Games 18, pelatih bola tangan (handball) Indonesia, Yoon Tae Il mengakui, pemain Indonesia masih membutuhkan waktu persiapan cukup panjang menuju Asian Games 18 di Jakarta.

“Pemain Indonesia sudah tampil seoptimal mungkin untuk membuahkan angka, namun lawan tampil lebih bagus lagi dengan taktik dan stamina yang memadai,”jelas Yoon Tae Il di GOR POPKI Jakarta Timur, Jumat (17/8).

Turun di multi event Asia seperti Asian Games paparnya, membutuhkan latihan 1 hingga 2 tahun. Semua itu dilakukan tim lain yang tampil di Jakarta seperti Korsel, Iran dan Jepang.

Dengan dua kekalahan, pertama lawan Taiwan dan kedua kalah atas Arab Saudi, peluang lolos ke putaran delapan besar sangat kecil. Menurut prediksi yang dimiliki tim putra Indonesia minimal berada di ranking delapan nantinya.

Pada kesempatan yang sama kapten tim Handball putra Indonesia, Rian Kurniawan juga mengakui, lawan yang dihadapi lebih tangguh. Semua serangan yang dilakukan sebagian besar kandas di tangan penjaga gawang yang mempunyai postur cukup besar.

Menurutnya, rekan rekannya yaitu Rafael, Bagas, Pujianto dan Ilyas sempat melakukan perlawanan, namun selalu kandas didepan kotak penalti lawan. Semua itu membutuhkan pengalaman tanding yang cukup, agar mampu meladeni lawan yang memiliki postur tubuh besar dan tinggi seperti pemain Arab Saudi.

Rian yang sebelumnya aktif di cabang renang dan sepakbola, berharap Asian Games selesai masih mempunyai peluang melakukan ajang ujicoba melawan pemain yang punya postur tubuh tinggi. Semua itu untuk persiapan menuju SEA Games di Filipina yang waktunya sudah tinggal setahun lagi yaitu 2019 nantinya. (Warso)