Tim Silat DKI Rayakan Kemenangan

0
Semangat tim silat DKI Jakarta menyala. (suarakarya.co.id/ist)

JAKARTA (Suara Karya): Rasa bangga dan bahagia menyelimuti tim silat DKI Jakarta setelah menobatkan diri sebagai juara umum dalam Kejurnas yang sekaligus Pra PON XX di wilayah 3 yang digelar di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, kemarin. Semua itu terbukti setelah tim asuhan pelatih Burhan mengumpulkan 9 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu.

Dengan meraih medali yang dikumpulkan, tim DKI mampu meloloskan 13 atlet menuju PON XX di Papua tahun 2020 melalui Kejurnas tersebut. Dari situlah kubu tim silat DKI merayakan hari kemenangan menuju puncak prestasi silat nasional di pesta olahraga nasional nantinya.

“Berhasil meraih juara umum di wilayah 3 merupakan hasil latihan keras para atlet selama ditempa di Pelatda. Kami berharap, prestasi yang diukir di Pra PON dapat ditingkatkan lagi saat tampil di PON XX di Papua tahun 2020 mendatang,” tegas Burhan dengan bangga.

Burhan berharap, meloloskan 13 atlet menunjukkan ekspresi PON XX di Papua merupakan suatu langkah cabang silat menjadi pemasok medali terbanyak di PON nantinya. Dengan sumbangan medali emas dari cabang silat, tidak menutup kontingen DKI Jakarta meraih juara umum di Papua.

Sementara tim dari Jawa Timur yang menempati posisi kedua dalam perolehan medali berhasil mengumpulkan 4 medali emas, 7 perak dan 2 perunggu. Meski tim Jatim menempati urutan kedua, namun dalam meloloskan atlet ke PON XX menyamai DKI Jakarta berjumlah 13 pesilat

Adapun posisi ketiga dalam perolehan medali ditempati tim Jateng dengan mengantongi 3 emas, 3 perak dan 2 perunggu. Melalui perolehan medali yang dikumpulkan, tim Jateng mampu meloloskan 8 atlet menuju PON XX di Papua. (Warso)