Tingkatkan Kompetensi, PP Aisyiah Gelar Pelatihan bagi Guru PAUD

0

JAKARTA (Suara Karya): Pengurus Pusat Aisyiyah menggelar pelatihan daring Training of Trainer (TOT) bagi 30 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Diharapkan, pelatihan tersebut dapat meningkatkan kompetensi guru PAUD agar lebih handal dan inovatif.

“Pendidikan yang berkualitas sangat ditentukan oleh gurunya. Karena itu, kami ingin guru PAUD memiliki kemampuan yang mumpuni, agar anak didiknya menjadi berkualitas,” kata Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini saat membuka pelatihan secara daring, Jumat (10/6/22).

Ditambahkan, 30 calon pelatih andal itu akan menjadi motivasi bagi para peserta selanjutnya, terutama dalam penerapan teknologi pembelajaran pasca pandemi covid-19.

“Kami atas nama PP Aisyiyah memberi apresiasi atas program ini dan pelatihan dapat berjalan dengan baik. Keberhasilan itu tidak saja ditentukan oleh pelaksana, mentor, tetapi oleh kita semua yang memiliki komitmen,” ucapnya.

Hal senada dikemukakan Ketua Majelis Dikdasmen PP, Aisyiya Fitniwilis. Katanya, pelatihan itu sebenarnya sudah dicanangkan sejak beberapa tahun lalu, namun terkendala pandemi covid-19.

Ia juga berharap, TOT bagi guru PAUD dapat melahirkan guru yang berkarakter dan inspiratif. Karena, kedua hal itulah yang dibutuhkan oleh peserta didik yang akan menjadi generasi masa depan.

“Pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan guru yang dapat menginpirasi murid-muridnya. Murid juga dapat belajar dengan nyaman, tenang, dan penuh kreativitas. Selain juga memiliki karakter Islami agar murid menjadi insan kamil,” tuturnya.

Harapan serupa juga disampaikan Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Aisyiyah Chandrawaty. Pelatihan ToT diperlukan agar internal Aisyiyah memiliki trainer ahli yang akan menginspirasi bagi guru PAUD dibawah naungan PP Aisyiyah untuk selalu meningkatkan kompetensi diri.

“Menjadi pengajar itu, selain memiliki kompetensi akademik yang mumpuni, harus bisa menginspirasi, berorientasi spiritual, dan memiliki kemampuan komunikasi, serta literasi. Serta mampu membangun komunikasi yang efektif dalam berbagai kondisi,” ujarnya.

Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek), Muhammad Hasbi dalam pidato kuncinya mengatakan, guru dan tenaga kependidikan merupakan komponen penting dalam mewujudkan PAUD berkualitas.

Disebutkan, guru berkualitas setidaknya harus memiliki 4 kompetensi. Pertama, kompetensi kepribadian atau personal yang mencerminkan guru berakhlak mulia dan menjadi teladan.

Kedua, kompetensi pedagogik. Yaitu, kemampuan guru PAUD dalam pembelajaran dan mengembangkan potensi peserta didik. Ketiga, kompetensi sosial, yakni kemampuan guru bergabung dengan ekosistem yang lain.

“Keempat terkait kemampuan dalam ke-PAUD-an. Sehingga hasil pembelajaran menghasilkan peserta didik yang berkualitas bagi diri, keluarga dan masyarakat di masa depan,” kata Hasbi menandaskan. (Tri Wahyuni)