Total Kasus Positif Covid-19 Hari Ini Tembus Angka 111.455

0

JAKARTA (Suara Karya): Kasus positif virus corona disease (covid-19) di Indonesia hingga saat ini belum menunjukkan adanya trend penurunan kasus secara signifikan. Begitupun kasus covid-19 di tingkat di dunia.

Dari data yang dikutip lewat Instagram resmi Pusat Krisis Kesehatan (PKK) Kementerian Kesehatan disebutkan, total kasus positif covid-19 pada Minggu (2/8/20) menunjukkan angka 111.455 orang. Dengan demikian ada kenaikan sebanyak 1.519 dibanding kemarin.

Untuk kematian akibat covid-19 masih terbilang tinggi. Hari ini tercatat ada penambahan 43 kasus, dari 5.193 menjadi 5.236 kasus. Sementara jumlah pasien yang sembuh hari ini juga cukup banyak mencapai 1.056, dari sebelumnya 67.919 menjadi 68.975 orang.

Kasus covid di tingkat dunia, dilaporkan masih tinggi. Total pasien positif hari ini mencapai 17.859.763 kasus. Dengan demikian, ada kenaikan 259.023 kasus dibanding kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, juru bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19), Wiku Adisasmito dalam konferensi pers menyatakan, Satgas tak lagi mengumumkan data harian perkembangan kasus covid-19. Update kasus harian juga bisa dilihat di portal www.covid19.go.id.

Kementerian Kesehatan juga mengganti istilah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan sebutan suspek. Hari ini ada kenaikan kasus suspek dibanding kemarin, yaitu 4.550 kasus dari 57.816 menjadi 62.366 kasus. Sedangkan istilah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) juga diganti menjadi spesimen. Dilaporkan, hari ini juga ada kenaikan spesimen sebanyak 8.042 kasus, dari 11.190 menjadi 20.032 kasus.

Dijelaskan, orang berstatus suspek belum menunjukkan gejala sakit, tetapi memiliki riwayat kontak dengan orang yang diduga positif covid-19. Sedangkan spesimen adalah orang yang memiliki riwayat gejala covid-19 seperti demam, batuk, sesak napas dan sakit tenggorokan. Mereka juga sudah observasi medis pada saluran pernapasannya.

Disebutkan, kenaikan kasus baru covid-19 tidak tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Ada beberapa daerah memiliki kasus penambahan dengan jumlah sangat tinggi, tetapi ada beberapa daerah yang tidak ada satu pun penambahan kasus positifnya.

Hari ini ada 6 provinsi yang melaporkan kasus positifnya cukup tinggi, yaitu DKI Jakarta 377 kasus, Jawa Timur 180 kasus, Sumatera Utara 174 kasus, Jawa Tengah 123 kasus, Sulawesi Selatan 95 kasus dan Kalimantan Timur 83 kasus.

Sementara itu, data 6 provinsi dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif hingga hari ini tercatat, yaitu Jawa Timur 22.504 kasus, DKI Jakarta 22.144 kasus, Jawa Tengah 9.782 kasus, Sulawesi Selatan 9.647 kasus, Jawa Barat 6.637 kasus dan Kalimantan Selatan 6.192 kasus.

Gugus Tugas Nasional merinci akumulasi data positif covid-19 lainnya di Indonesia yaitu Aceh hari ini ada kenaikan 16 menjadi 431 kasus, Bali ada kenaikan 40 menjadi 3.488 kasus, Banten naik 12 menjadi 1.878 kasus, Bangka Belitung tidak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 193 kasus, Bengkulu ada kenaikan 17 menjadi 235 kasus dan Yogyakarta ada kenaikan 19 menjadi 760 kasus.

Berikutnya, Jambi dilaporkan juga ada kenaikan 1 menjadi 169 kasus, Kalimantan Barat juga tidak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 387 kasus, Kalimantan Timur naik 83 menjadi 1.516 kasus, Kalimantan Tengah ada kenaikan 17 menjadi 1.777 kasus dan Kalimantan utara tidak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 284 kasus.

Kemudian, Kepulauan Riau ada kenaikan 2 menjadi 493 kasus, Nusa Tenggara Barat ada kenaikan 50 menjadi 2.115 kasus, Sumatera Selatan naik 17 menjadi 3.444 kasus, Sumatera Barat naik 9 menjadi 957 kasus, Sulawesi Utara naik 20 menjadi 2.668 kasus, Sumatera Utara naik 174 menjadi 4.136 kasus dan Sulawesi Tenggara hari ini tidak ada kenaikan tetap menjadi 787 kasus.

Adapun Sulawesi Tengah ada kenaikan 6 menjadi 213 kasus, Lampung naik 16 hari ini menjadi 271 kasus, Riau ada kenaikan 10 menjadi 456 kasus, Maluku Utara ada kenaikan 14 menjadi 1.557 kasus dan Maluku ada kenaikan 11 menjadi 1.135 kasus.

Selain itu, Papua Barat ada kenaikan 9 hari ini menjadi 460 kasus, Papua naik 27 menjadi 3.114 kasus, Sulawesi Barat ada kenaikan 6 menjadi 238 kasus, Nusa Tenggara Timur ada kenaikan 6 hari ini menjadi 151 kasus dan Gorontalo ada kenaikan 27 menjadi 1.284 kasus.

Disebutkan, terjadi penambahan pasien sembuh covid-19 hingga total hari ini sebanyak 1.056 dari 67.919 menjadi 68.975 kasus. Kenaikan itu menunjukkan covid-19 bisa disembuhkan dan dicegah.

Untuk itu, pemerintah mendorong masyarakat terlibat aktif dalam memutus mata rantai penularan covid-19 di lingkungan kerja dan tempat tinggal.

Pesan kepada masyarakat untuk terus menjalin kekompakan dalam upaya pencegahan dan penanganan covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah.

Pastikan kita tidak tertular atau tidak menulari. Hargai dan bantu mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri. Jangan pernah bersikap diskriminasi kepada pasien yang sudah sembuh. Dan yang tak kalah penting, kita semua tidak boleh menolak jenazah pasien sebagai bagian dari kemanusiaan.

Bentang usia pasien meninggal bekisar 45 hingga 65 tahun. Jumlah korban meninggal terdampak covid-19 itu terbilang tinggi. Ia berharap angka kematian akibat covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain faktor usia, penyebab kematian sebagian besar karena penyakit bawaan. Hampir seluruh kasus meninggal karena adanya penyakit pendahulu, antara lain diabetes, penyakit jantung kronis, hingga penyakit paru obstruksi.

Sekali lagi diingatkan tentang pentingnya menjaga jarak, hindari tempat berkumpul padat orang, cuci tangan pakai sabun, manakala ada yang sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. (Tri Wahyuni)