Total Kasus Positif Covid-19 per 11 Agustus Tembus Angka 128.776

0

JAKARTA (Suara Karya): Kasus positif virus corona disease (covid-19) di Indonesia hingga saat ini belum menunjukkan adanya trend penurunan kasus secara signifikan. Begitupun kasus covid-19 di tingkat di dunia.

Dari data yang dikutip lewat Instagram resmi Pusat Krisis Kesehatan (PKK) Kementerian Kesehatan disebutkan, total kasus positif covid-19 pada Selasa (11/8/20) menunjukkan angka 128.776 orang. Dengan demikian ada kenaikan sebanyak 1.693 kasus dibandingkan kemarin.

Untuk kematian akibat covid-19 masih terbilang tinggi. Hari ini tercatat ada penambahan 59 kasus, dari 5.765 menjadi 5.824 kasus. Sementara jumlah pasien yang sembuh hari ini juga cukup banyak mencapai 1.474 dari sebelumnya 82.236 menjadi 83.710 orang.

Kasus covid di tingkat dunia, dilaporkan masih tinggi. Total pasien positif hari ini mencapai 20.092.855 kasus. Dengan demikian, ada kenaikan 223.728 kasus dibanding kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, juru bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19), Wiku Adisasmito dalam konferensi pers menyatakan, Satgas tak lagi mengumumkan data harian perkembangan kasus covid-19. Update kasus harian juga bisa dilihat di portal www.covid19.go.id.

Kementerian Kesehatan juga mengganti istilah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan sebutan suspek. Hari ini ada kenaikan kasus suspek dibanding kemarin, yaitu 1.791 kasus dari 84.139 menjadi 85.928 kasus. Sedangkan istilah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) juga diganti menjadi spesimen. Dilaporkan, hari ini ada penurunan spesimen 155 kasus, dari 15.836 menjadi 25.791 kasus.

Dijelaskan, orang berstatus suspek belum menunjukkan gejala sakit, tetapi memiliki riwayat kontak dengan orang yang diduga positif covid-19. Sedangkan spesimen adalah orang yang memiliki riwayat gejala covid-19 seperti demam, batuk, sesak napas dan sakit tenggorokan. Mereka juga sudah observasi medis pada saluran pernapasannya.

Disebutkan, kenaikan kasus baru covid-19 tidak tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Ada beberapa daerah memiliki kasus penambahan dengan jumlah sangat tinggi, tetapi ada beberapa daerah yang tidak ada satu pun penambahan kasus positifnya.

Hari ini ada 6 provinsi yang melaporkan kasus positifnya cukup tinggi, yaitu DKI Jakarta 462 kasus, Jawa Timur 291 kasus, Sumatera Utara 207 kasus, Kalimantan Timur 128 kasus, Jawa Barat 95 kasus dan Jawa Tengah 86 kasus.

Sementara itu, data 6 provinsi dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif hingga hari ini tercatat, yaitu DKI Jakarta 26.624 kasus, Jawa Timur 25.917 kasus, Jawa Tengah 10.765 kasus, Sulawesi Selatan 10.585 kasus, Jawa Barat 7.694 kasus dan Kalimantan Selatan 6.836 kasus.

Gugus Tugas Nasional merinci akumulasi data positif covid-19 lainnya di Indonesia yaitu Aceh tidak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 676 kasus, Bali ada kenaikan 45 menjadi 3.862 kasus, Banten naik 19 menjadi 2.101 kasus, Bangka Belitung tidak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 203 kasus, Bengkulu ada kenaikan 5 menjadi 258 kasus dan Yogyakarta ada kenaikan 4 menjadi 880 kasus.

Berikutnya, Jambi dilaporkan tidak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 210 kasus, Kalimantan Barat ada kenaikan 4 menjadi 420 kasus, Kalimantan Timur naik 128 menjadi 2.060 kasus, Kalimantan Tengah ada kenaikan 31 menjadi 2.081 kasus dan Kalimantan utara ada kenaikan 3 hari ini menjadi 299 kasus.

Kemudian, Kepulauan Riau ada kenaikan 17 hari ini menjadi 572 kasus, Nusa Tenggara Barat ada kenaikan 22 menjadi 2.338 kasus, Sumatera Selatan naik 22 menjadi 3.735 kasus, Sumatera Barat naik 13 menjadi 1.189 kasus, Sulawesi Utara naik 36 menjadi 3.012 kasus, Sumatera Utara naik 25 menjadi 4.819 kasus dan Sulawesi Tenggara hari ini ada kenaikan 2 menjadi 1.052 kasus.

Adapun Sulawesi Tengah tidak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 216 kasus, Lampung ada kenaikan 2 menjadi 318 kasus, Riau naik 16 menjadi 789 kasus, Maluku Utara ada kenaikan 11 menjadi 1.691 kasus dan Maluku ada kenaikan 11 menjadi 1.347 kasus.

Selain itu, Papua Barat ada kenaikan 1 menjadi 558 kasus, Papua naik 3 menjadi 3.279 kasus, Sulawesi Barat ada kenaikan 7 menjadi 282 kasus, Nusa Tenggara Timur ada kenaikan 3 menjadi 155 kasus dan Gorontalo ada kenaikan 3 menjadi 1.617 kasus.

Disebutkan, terjadi penambahan pasien sembuh covid-19 hingga total hari ini sebanyak 1.474 dari 82.236 menjadi 83.710 kasus. Kenaikan itu menunjukkan covid-19 bisa disembuhkan dan dicegah.

Untuk itu, pemerintah mendorong masyarakat terlibat aktif dalam memutus mata rantai penularan covid-19 di lingkungan kerja dan tempat tinggal.

Pesan kepada masyarakat untuk terus menjalin kekompakan dalam upaya pencegahan dan penanganan covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah.

Pastikan kita tidak tertular atau tidak menulari. Hargai dan bantu mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri. Jangan pernah bersikap diskriminasi kepada pasien yang sudah sembuh. Dan yang tak kalah penting, kita semua tidak boleh menolak jenazah pasien sebagai bagian dari kemanusiaan.

Bentang usia pasien meninggal bekisar 45 hingga 65 tahun. Jumlah korban meninggal terdampak covid-19 itu terbilang tinggi. Ia berharap angka kematian akibat covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain faktor usia, penyebab kematian sebagian besar karena penyakit bawaan. Hampir seluruh kasus meninggal karena adanya penyakit pendahulu, antara lain diabetes, penyakit jantung kronis, hingga penyakit paru obstruksi.

Sekali lagi diingatkan tentang pentingnya menjaga jarak, hindari tempat berkumpul padat orang, cuci tangan pakai sabun, manakala ada yang sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. (Tri Wahyuni)