Total Kasus Positif Covid-19 per 4 Agustus Tembus Angka 115.056

0

JAKARTA (Suara Karya): Kasus positif virus corona disease (covid-19) di Indonesia hingga saat ini belum menunjukkan adanya trend penurunan kasus secara signifikan. Begitupun kasus covid-19 di tingkat di dunia.

Dari data yang dikutip lewat Instagram resmi Pusat Krisis Kesehatan (PKK) Kementerian Kesehatan disebutkan, total kasus positif covid-19 pada Selasa (4/8/20) menunjukkan angka 115.056 orang. Dengan demikian ada kenaikan sebanyak 1.922 dibanding kemarin.

Untuk kematian akibat covid-19 masih terbilang tinggi. Hari ini tercatat ada penambahan 86 kasus, dari 5.302 menjadi 5.388 kasus. Sementara jumlah pasien yang sembuh hari ini juga cukup banyak mencapai 1.813 dari sebelumnya 70.237 menjadi 72.050 orang.

Kasus covid di tingkat dunia, dilaporkan masih tinggi. Total pasien positif hari ini mencapai 18.294.793 kasus. Dengan demikian, ada kenaikan 212.177 kasus dibanding kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, juru bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19), Wiku Adisasmito dalam konferensi pers menyatakan, Satgas tak lagi mengumumkan data harian perkembangan kasus covid-19. Update kasus harian juga bisa dilihat di portal www.covid19.go.id.

Kementerian Kesehatan juga mengganti istilah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan sebutan suspek. Hari ini ada penurunan kasus suspek dibanding kemarin, yaitu 9.441 kasus dari 77.572 menjadi 68.131 kasus. Sedangkan istilah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) juga diganti menjadi spesimen. Dilaporkan, hari ini juga ada kenaikan spesimen sebanyak 8.174 kasus, dari 14.728 menjadi 22.902 kasus.

Dijelaskan, orang berstatus suspek belum menunjukkan gejala sakit, tetapi memiliki riwayat kontak dengan orang yang diduga positif covid-19. Sedangkan spesimen adalah orang yang memiliki riwayat gejala covid-19 seperti demam, batuk, sesak napas dan sakit tenggorokan. Mereka juga sudah observasi medis pada saluran pernapasannya.

Disebutkan, kenaikan kasus baru covid-19 tidak tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Ada beberapa daerah memiliki kasus penambahan dengan jumlah sangat tinggi, tetapi ada beberapa daerah yang tidak ada satu pun penambahan kasus positifnya.

Hari ini ada 5 provinsi yang melaporkan kasus positifnya cukup tinggi, yaitu Jawa Timur 430 kasus, DKI Jakarta 410 kasus, Kalimantan Selatan 119 kasus, Sulawesi Selatan 117 kasus dan Jawa Barat 94 kasus.

Sementara itu, data 6 provinsi dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif hingga hari ini tercatat, yaitu Jawa Timur 23.412 kasus, DKI Jakarta 23.026 kasus, Jawa Tengah 9.887 kasus, Sulawesi Selatan 9.861 kasus, Jawa Barat 6.787 kasus dan Kalimantan Selatan 6.357 kasus.

Gugus Tugas Nasional merinci akumulasi data positif covid-19 lainnya di Indonesia yaitu Aceh hari ini ada naik 7 menjadi 440 kasus, Bali ada kenaikan 49 menjadi 3.578 kasus, Banten naik 33 menjadi 1.924 kasus, Bangka Belitung tidak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 196 kasus, Bengkulu ada kenaikan 3 menjadi 238 kasus dan Yogyakarta ada kenaikan 12 menjadi 784 kasus.

Berikutnya, Jambi dilaporkan juga ada kenaikan 19 menjadi 188 kasus, Kalimantan Barat tidak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 387 kasus, Kalimantan Timur naik 60 menjadi 1.598 kasus, Kalimantan Tengah ada kenaikan 53 menjadi 1.844 kasus dan Kalimantan utara ada kenaikan 3 hari ini menjadi 287 kasus.

Kemudian, Kepulauan Riau tidak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 493 kasus, Nusa Tenggara Barat ada kenaikan 21 menjadi 2.171 kasus, Sumatera Selatan naik 35 menjadi 3.490 kasus, Sumatera Barat naik 13 menjadi 987 kasus, Sulawesi Utara naik 30 menjadi 2.776 kasus, Sumatera Utara naik 68 menjadi 4.261 kasus dan Sulawesi Tenggara hari ini ada kenaikan 70 menjadi 859 kasus.

Adapun Sulawesi Tengah tidak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 213 kasus, Lampung juga tidak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 297 kasus, Riau naik 71 menjadi 577 kasus, Maluku Utara ada kenaikan 6 menjadi 1.568 kasus dan Maluku ada kenaikan 11 menjadi 1.146 kasus.

Selain itu, Papua Barat ada kenaikan 11 menjadi 471 kasus, Papua naik 50 menjadi 3.164 kasus, Sulawesi Barat ada kenaikan 2 menjadi 241 kasus, Nusa Tenggara Timur tak ada kenaikan hari ini tetap menjadi 196 kasus dan Gorontalo ada kenaikan 65 menjadi 1.387 kasus.

Disebutkan, terjadi penambahan pasien sembuh covid-19 hingga total hari ini sebanyak 1.813 dari 70.237 menjadi 72.050 kasus. Kenaikan itu menunjukkan covid-19 bisa disembuhkan dan dicegah.

Untuk itu, pemerintah mendorong masyarakat terlibat aktif dalam memutus mata rantai penularan covid-19 di lingkungan kerja dan tempat tinggal.

Pesan kepada masyarakat untuk terus menjalin kekompakan dalam upaya pencegahan dan penanganan covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah.

Pastikan kita tidak tertular atau tidak menulari. Hargai dan bantu mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri. Jangan pernah bersikap diskriminasi kepada pasien yang sudah sembuh. Dan yang tak kalah penting, kita semua tidak boleh menolak jenazah pasien sebagai bagian dari kemanusiaan.

Bentang usia pasien meninggal bekisar 45 hingga 65 tahun. Jumlah korban meninggal terdampak covid-19 itu terbilang tinggi. Ia berharap angka kematian akibat covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain faktor usia, penyebab kematian sebagian besar karena penyakit bawaan. Hampir seluruh kasus meninggal karena adanya penyakit pendahulu, antara lain diabetes, penyakit jantung kronis, hingga penyakit paru obstruksi.

Sekali lagi diingatkan tentang pentingnya menjaga jarak, hindari tempat berkumpul padat orang, cuci tangan pakai sabun, manakala ada yang sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. (Tri Wahyuni)