UI Kini jadi Kampus Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2020

0
Rektor Universitas Indonesia (UI), Ari Kuncoro. (Suarakarya.co.id/Tri Wahyuni)

JAKARTA (Suara Karya): Universitas Indonesia (UI) kini berada di peringkat teratas sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi Webometrics Ranking of World Universities edisi Juli 2020. Di Asia Tenggara, UI ada di urutan ke-9 dan peringkat 693 di dunia.

Terkait capaian itu, Rektor UI, Ari Kuncoro dalam siaran persnya, Rabu (29/7/20) mengaku senang. Karena hal itu menjadi penyuntik semangat bagi civitas akademika UI untuk semakin terdepan dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikai (TIK) untuk kemajuan pendidikan di Tanah Air.

“Situasi pandemi covid-19 mendorong kita, kalangan akademisi untuk mulai membiasakan dan mengoptimalkan pembelajaran daring. Akademisi UI juga kerap berbagi ilmu melalui acara seminar berbasis online (webinar) yang bisa diakses masyarakat,” ujarnya.

Dalam situsnya, dijelaskan Webometrics adalah sistem perangkingan perguruan tinggi se-dunia berbasis website. Webometrics meyakini kehadiran dan visibilitas web dapat menjadi indikator kinerja global sebuah universitas.

Indikator itu juga mempertimbangkan komitmen pengajaran, hasil penelitian, prestise internasional hingga hubungan dengan masyarakat, termasuk sektor industri dan ekonomi, universitas.

Pemeringkatan dilakukan Cybermetric Lab yang masuk dalam kelompok penelitian milik Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC), badan penelitian publik terbesar di Spanyol. Sistem pemeringkatan Webometrics bertujuan untuk promosi publikasi Web, mendukung inisiatif akses terbuka dan akses elektronik untuk publikasi ilmiah dan materi akademik lainnya.

Dalam situs tersebut juga dijelaskan, UI dinilai terbaik dalam membuka akses publikasi ilmiah, sehingga bisa dijangkau masyarakat dunia melalui jaringan internet. Tercatat ada sekitar 30 ribu perguruan tinggi di seluruh dunia, masuk dalam mesin pemeringkatan.

Pengumuman dapat dilihat melalui laman http://www.webometrics.info/en/Asia/indonesia%20.

Pencapaian peringkat juga didasarkan pada keberhasilan UI dalam memenuhi penilaian Webometrics. Ada empat indikator yang jadi penilaian, yaitu presence (bobot 5 persen) adalah jumlah halaman website dari domain web utama, termasuk seluruh subdomain yang ada di perguruan tinggi.

Penilaian lainnya adalah visibility dengan bobot 50 persen. Hal itu bisa dilihat dari jumlah eksternal link unik yang terhubung ke domain web perguruan tinggi (inlinks), yang terekam dalam search engine Google. Pentingnya keterbukaan dengan bobot 10 persen. Penilaiannya terlihat pada jumlah kutipan dari 210 penulis teratas bersumber Google Scholar.

Dan yang tak kalah penting adalah dari penilaian itu, adalah excellence or Scholar dengan bobot 35 persen. Hal itu terlihat pada jumlah artikel publikasi ilmiah karya sivitas akademika yang terindeks pada jurnal internasional bereputasi tinggi dengan sumber dari Scimago. (Tri Wahyuni)