Universitas Coventry Inggris Dukung Program IISMAVO Edisi Vokasi

0

JAKARTA (Suara Karya): Universitas Coventry Inggris mendukung Program Indonesian International Student Mobility Awards Edisi Vokasi (IISMAVO) dengan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk magang di industri kelas dunia seperti Mercedes-Benz, Jaguar Land Rover, Malone Group, dan lainnya.

“Kami memberi apresiasi kepada universitas Coventry yang menyiapkan skema kegiatan bagi mahasiswa selama mengikuti IISMAVO,” kata Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek), Kiki Yuliati.

Apresiasi tersebut disampaikan saat berkunjung ke universitas Coventry di sela kegiatan ‘Skills for Prosperity Programme Indonesia’ di London, Inggris, Jumat pekan lalu.

Kiki berharap mahasiswa dari perguruan tinggi penyelenggara pendidikan vokasi (PTPPV) itu dapat memanfaatkan kesempatan untuk menggali keahlian sesuai standar industri di Inggris.

“Tak hanya melihat dari dekat perusahaan kelas dunia, peserta IISMAVO Coventry juga dapat kesempatan mengerjakan proyek industri nyata yang disponsori perusahaan top di Inggris,” ucap Kiki.

Kiki juga berharap kerja sama dengan Coventry University dapat berlanjut untuk penerima beasiswa (awardee) IISMAVO pada tahun-tahun mendatang.

Ditambahkan, Coventry University menerima banyak mahasiswa melalui program IISMAVO. Kesempatan serupa diberikan kepada staf dosen untuk mengikuti program Sertifikasi Kompetensi (Sertikom) tata kelola dan kepemimpinan perguruan tinggi vokasi.

Dalam kunjungan ke Coventry University, Dirjen Diksi didampingi Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Beny Bandanadjaja, serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI London, Khairul Munadi.

Rombongan Ditjen Diksi diterima di Technocentre Coventry University oleh Deputy Vice-Chancellor Coventry University, Richard Dashwood.

Dalam acara yang digelar santai namun penuh keakraban itu, juga dihadiri 42 awardee IISMAVO dan 12 dosen PTPPV peserta Sertikom. Mereka antusias menyambut kedatangan rombongan di universitas yang merupakan salah satu politeknik terbaik di UK.

Selaku tuan rumah, Richard Dashwood menjelaskan, Coventry University memiliki sejarah panjang dan rekam jejak yang kuat dalam mengelola program pendidikan yang terhubung dengan industri.

“Dukungan dari industri sangat baik. Kami siap menjadi mitra dalam program yang digagas Ditjen Pendidikan Vokasi seperti IISMAVO,” kata Dashwood.

Saat audiensi, Taufiq Hidayat yang mewakili mahasiswa IISMAVO Coventry menyampaikan rasa syukur atas keikutsertaannya dalam program. Karena Coventry menciptakan suasana kelas yang interaktif, pembelajaran yang inovatif, dan kesempatan bagi mahasiswa berkunjung dan magang di pabrik kelas dunia di Inggris.

Sementara itu perwakilan dari program Sertikom, Dewi Comala Sari juga berbagi pengalaman selama mengikuti kegiatan di Coventry University. Dewi yang juga dosen Politeknik Negeri Medan itu mengatakan kegiatan yang diikuti membuka pola pikir para dosen akan pentingnya kerja dengan industri.

“Kami juga diajarkan bagaimana mengembangkan kemitraan dengan industri. Semakin banyak kolaborasi akan membawa manfaat bagi institusi,” tuturnya.

Sebelum kembali ke Indonesia, rombongan Ditjen Diksi melakukan penjajakan kerja sama dengan beberapa kampus, seperti University of Stratchclyde, City of Glasgow College, dan kampus lainnya di UK untuk membahas program IISMAVO. (Tri Wahyuni)