Universitas Negeri Jakarta Semakin Menjulang dan Melebarkan Sayapnya

0
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNJ, Dr. Abdul Sukur, S.Pd., M.Si. (suarakarya.co.id/istimewa)

JAKARTA (Suara Karya): Universitas Negeri Jakarta (UNJ) semakin bersinar baik dalam segi akademik maupun sarana dan prasana yang mampu meningkatkan prestasi mahasiswa. Melalui dua unsur itulah bendera UNJ terus berkibar ditingkat nasional maupun internasional.

“Berkibarnya bendera UNJ ditingkat internasional tidak terlepas peranan mahasiswa dan Dosen. Kolaborasi yang cukup membanggakan itulah menghasilkan prestasi ditingkat nasional, regional, bahkan mencapai Asia,” tegas Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNJ, Dr. Abdul Sukur, S.Pd., M.Si di Jakarta, kemarin.

Abdul Sukur melanjutkan, prestasi yang ditoreh mahasiswa untuk mengharumkan nama UNJ diraih melalui berbagai bidang, baik di dunia olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) maupun dalam bidang seni dan budaya.

Melalui kesempatan yang diberikan pada semua mahasiswa, saling berlomba dalam meningkatkan prestasi untuk meraih gelar juara. Hal itulah yang mampu membawa nama harum UNJ terus berkibar diseluruh penjuru dunia.

“UNJ merupakan pengembangan dari IKIP Jakarta. Setelah mendapat Kepres No 093 tahun 1999 UNJ terus melebarkan sayapnya dan kini memiliki 8 Fakultas. Para mahasiswa yang kuliah di delapan Fakuktas dan melalui Prodi masing-masing terus berprestasi dan berhasil membawa nama baik UNJ setiap tampil dalam event nasional, regional hingga mencapai jenjang Asia,” jelas Abdul Sukur.

Gedung Olahraga UNJ bertaraf internasional. (suarakarya.co.id/istimewa)

Prestasi spektakuler yang disuguhkan para mahasiswa untuk UNJ khususnya dan Indonesia pada umumnya ketika tampil di Asian Games 18 tahun 2018. Menurunkan 46 orang kontingen yang terdiri dari 33 atlet, 11 pelatih, dan 2 official. Atlet asal UNJ menyumbangkan 6 medali emas untuk Indonesia.

Dengan sumbangan 6 medali emas itu katanya, bendera Sang Merah-Putih berkibar atas upaya dan kerjakeras mahasiswa UNJ saat tampil dalam pertandingan untuk meraih gelar juara. Sang juara yang menyuguhkan medali emas di Asian Games 18 itu adalah, Defia Rosmaniar (Taekwondo), Puji Lestari (Sport Climbing Beregu) Pipiet Kamelia, Wewey Wita, Yola Primadona, dan Sugianto (pencak silat)

Selain itu mahasiswa UNJ juga menyuguhkan medali perak yang disumbang melalui Puji Lestari (Sport Climbing-Women’s Speed), M.S. Dwi Putra (Menembak), Edwin Ginanjar Rudiana (Dayung), Rifda Irfanaluthfi (Artistic Gymnastic) dan Emilia Nova (Atletik, 100 M lari gawang), serta 1 medali perunggu yang diraih Achmad Khulaefi (Wushu).

Bahkan medali emas pertama yang diraih Indonesia, disumbang melalui atlet UNJ, Defia Rosmaniar dari cabang Taekwondo kategori Women’s Individual Poomsae.

Menyimak prestasi dibidang olahraga katanya, mahasiswa UNJ sudah mencapai level Asia. Hal itulah yang membuat UNJ membangun gedung dan fasilitas olahraga bertaraf internasional.

Gedung UNJ untuk kegiatan mahasiswa, belajar dan mengajar. (suarakarya.co.id/istimewa)

Prestasi yang diraih mahasiswa UNJ selain dibidang olahraga, bidang lainpun cukup diandalkan seperti halnya juara 1 Lomba Pidato Nasional Otoritas Jasa Keuangan, Peraih 3 medali emas dalam ajang Internasional Engineering and Innovation Exhibition 2013, Gold Medal INTEX young Malaysia 2014, dan masih banyak lagi prestasi-prestasi lainnya.

Awal tahun 2021 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) juga menggebrak pentas olahraga dengan mengukir “tinta emas”. Hal itu terjadi setelah mengumpulkan 4 medali emas dan 3 perak serta 1 perunggu dalam National Virtual Sport Competition yang digelar Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Jatim.

Masa Pandemi Covid-19

Abdul Sukur menegaskan dengan kepemimpinan Rektor UNJ Profesor Dr. Drs. Komarudin, M.Si prestasi mahasiswa UNJ terus menjulang. Bahkan, dimasa Pandemi Covid-19 mahasiswa UNJ tetap berkarya dan berprestasi. Hal itu dibuktikan dengan meraih medali emas dan juara favorit dalam Pekan ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 33 yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional.

Begitu juga dalam bidang keagamaan, mahasiswa UNJ mampu melantunkan ayat suci alqur’an dengan merdu dan indah. Alhadhi Pratama mampu meraih juara 2 dalam lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional Universitas Lambung Mangkurat yang digelar 25 hingga 26 November 2020.

Adapun di dunia olahraga di masa pandemi covid -19 katanya, mahasiswa UNJ menyuguhkan prestasi terbaik dalam Kejurnas Pencak Silat virtual antar perguruan tinggi 2020 kategori tunggal dan beregu. Begitu juga di bidang senam
mengumpulkan 7 medali emas di Lomba Senam Kreasi Virtual Antar Perguruan Tinggi UNJ tahun 2020.

Sedang didunia seni dan musik mahasiswa UNJ bikin kejutan. Semua itu terjadi saat memborong juara International Online Festival Contest “All Colours of Arts” Italy.
Prestasi yang diukir adalah Juara 1 kategori Folk Dance : Unit Kesenian Mahasiswa UNJ, Juara 1 kategori String Instruments : String of Batavia, Prodi Musik FBS-UNJ, Juara 1 kategori Jazz Vocal : Khaleesi Vocal Group, Prodi Musik FBS-UNJ, Juara 1 kategori Mixed instrumental dan Vocal : Waditra 18, Prodi Musik FBS-UNJ, Juara 1 kategori Vocal dan Instrumental : Batavia Ordinary Big Band, Prodi Musik FBS- UNJ.

Begitu juga Juara 1 kategori Folklore Vocal Pria : Januar Galih, Prodi Musik FBS-UNJ, Juara 1 kategori Folklore Vocal Wanita : Belinda Khaerana Fajri, Prodi Musik FBS-UNJ, Juara 1 kategori Keyboard Instruments : Rania Patrcia M, Prodi Musik FBS-UNJ, Juara 1 kategori Academic Vocal Pria : Angga Sopyan, Prodi Musik FBS-UNJ, Juara 2 kategori Academic Vocal Wanita : Paulina Yanti Theresa, Prodi Musik FBS-UNJ, Juara 1 kategori Academic Vocal Duet : Maria Angelina dan Veronica Rahma, Prodi Musik FBS-UNJ, Juara 1 kategori Pop Vocal Wanita : Debora Febricia Sitorus, Prodi Musik FBS-UNJ, dan Juara 1 kategori Pop Vocal Pria : Ronaldo Longa, Prodi Musik FBS-UNJ.

Menurut Wakil Rektor III UNJ ini, prestasi yang diukir para mahasiswa itu sejalan dengan visi UNJ yaitu menjadi universitas yang memiliki keunggulan kompetitif dalam membangun masyarakat Indonesia yang maju, demokratis dan sejahtera berdasarkan Pancasila di era globalisasi’.

Sedangkan Misi dari UNJ sendiri adalah, Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia dan lingkungan.

Menyiapkan tenaga akademik dan profesional yang bermutu, bertanggung jawab dan mandiri di bidang pendidikan dan nonkependidikan guna menghadapi berbagai tantangan dimasa depan.

Selanjutnya, mengembangkan ilmu dan praksis kependidikan dalam rangka mempercepat pencapaian pembangunan pendidikan nasional.

Mengembangkan berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di bidang ilmu, teknologi, dan seni yang berdaya guna dan berhasil guna.

Menciptakan budaya akademik yang kondusif bagi pemberdayaan semua potensi kemanusiaan yang optimal dan terintegrasi secara berkesinambungan.

Begitu juga dengan memfungsikan dirinya selaku universitas yang mampu menerapkan prinsip-prinsip entrepreneurship dalam kinerjanya secara berkesinambungan.

Guna menopang semua itu paparnya UNJ memiliki delapan Fakultas yaitu
Fakultas Pendidikan terdiri dari beberapa program studi, yakni: bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, pendidikan luar biasa, pendidikan luar sekolah, pendidikan guru anak usia dini, pendidikan guru sekolah dasar, studi psikologi dan manajemen pendidikan. Dari sekian banyak program studi di fakultas ini ada satu jurusan yang banyak sekali peminatnya yaitu Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Fakultas Bahasa dan Seni yang terdiri beberapa program studi, yakni: bahasa dan sastra Indonesia, bahasa dan sastra Inggris, bahasa Perancis, bahasa Jerman, bahasa dan sastra Arab, bahasa Jepang, seni musik, seni rupa, dan seni tari. Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris adalah jurusan primadona karena banyak sekali peminatnya!

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam terdiri dari program studi pendidikan matematika, pendidikan fisika, pendidikan kimia, pendidikan biologi, matematika, fisika, kimia, biologi, dan sistem komputer.

Fakultas Ilmu Sosial terdiri dari ilmu agama Islam, pendidikan kewargaanegaraan, pendidikan geografi, pendidikan sosiologi, pendidikan sejarah, sosiologi, pendidikan IPS, dan hubungan masyarakat.

Fakultas Teknik terdiri dari program studi pendidikan teknik elektronika, pendidikan teknik mesin, pendidikan teknik informatika dan komputer, pendidikan teknik bangunan, pendidikan teknik tata boga, pendidikan tata busana, pendidikan tata rias, pendidikan kesejahteraan keluarga, teknik elektro, teknik mesin,dan teknik sipil.

Fakultas Ilmu Keolahragaan terdiri dari pendidikan jasmani, pendidikan kesehatan dan rekreasi, pendidikan dan kepelatihan olahraga, ilmu keolahragaan, dan IKOR KKO.

Fakultas Ekonomi terdiri dari beberapa program studi, yakni: Program Studi Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi serta Administrasi. Begitu juga dengan Fakultas pendidikan psikologi dan Pasca Sarjana.

Abdul Sukur melanjutkan, untuk mendukung perkuliahan dan kegiatan mahasiswa setiap fakultas di UNJ, tersedia berbagai fasilitas umum, seperti ruang perkuliahan, ruang laboratorium, studio, dan ruang baca. Fasilitas umum tersebut bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa setiap fakultas untuk menunjang proses belajar mengajar, begitu juga dengan keperluan lain dalam memajukan prestasi para mahasiswa dibidangnya masing-masing. (Warso)