UNU Gandeng UT Kembangkan Perkuliahan Daring

0

JAKARTA (Suara Karya): Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) menggandeng Universitas Terbuka (UT) kembangkan kuliah daring (online). Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipatif UNU menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

“Kampus di Indonesia harusnya mulai berbenah menghadapi revolusi industri 4.0. Caranya, antara lain transformasi digital dalam perkuliahan,” kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir dalam lokakarya “Implementasi Pembelajaran Daring PTNU” di Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Hadir dalam kesempatan Rektor UNU, Maksum Mahfoedz, Rektor UT, Ojat Darojat, resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU).

PBNU Putuskan Prof Dr H Maksum, Rektor UIN Syarief Hidayatullah Dede Rosyada, pejabat di lingkungan PB NU dan Kemristekdikti.

Nasir menambahkan, segala aspek kehidupan kampus sudah waktunya menerapkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), baik lewat Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) berbasis daring ataupun “blended learning” yang memadukan perkuliahan tatap muka dan daring.

“Transformasi digital tak hanya di perkuliahan, tapi juga di manajemen untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Nasir, perguruan tinggi harus mempersiapkan infrastruktur jaringan, sarana dan prasarana, tim atau unit khusus pengembang e-learning di kampus. Bentuknya bisa berupa kelompok dosen yang memiliki kemampuan dalam melaksanakan pembelajaran daring.

“Untuk mahasiswanya, hal yang harus dibenahi adalah kesiapan belajar mandiri. Karena dalam pembelajaran daring lebih banyak mengadopsi istilah self-directed learning,” ujarnya.

Nasir mengingatkan, dalam proses pembelajaran sistem PJJ, baik kurikulum, materi ajar, proses pembelajaran, dan bahan ujian harus dalam bentuk standar berkualitas. Sehingga bisa didistribusikan lintas ruang dan waktu dengan memanfaatkan TIK.

“UNU bisa belajar dari UT yang memiliki kapasitas dan teruji kapabilitasnya dalam layanan PJJ,” kata Nasir menegaskab.

Rektor UT, Ojat Darojat mengaku bangga, UT sebagai pionir dalam PJJ dilibatkan dalam pengembangan kuliah daring di kampus lain.

“UT kini berusia 34 tahun. Proses pendaftaran mahasiswa baru hingga modul pembelajaran kini dilakukan secara online. Interaksi pembelajaran ini tak hanya berlaku di Indonesia, tetapi mahasiswa Indonesia di 36 negara,” ujar Ojat menandaskan. (Tri Wahyuni)