Update Kasus Covid-19 di Indonesia per 28 April: Total 9.511 Meninggal 773

0
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. (Suarakarya.co.id/ist)

JAKARTA (Suara Karya): Kasus penularan virus corona diseases (covid-19) di Indonesia terus bertambah. Hingga 28 April 2020 tercatat, pasien positif corona ada 9.511 orang. Dari jumlah itu, 1.254 pasien dinyatakan sembuh dan 773 orang meninggal. Total pasien positif covid-19 di dunia mencapai 3.050.308 kasus.

Selain itu, disebutkan terjadi penambahan pada ODP (Orang Dalam Pemantauan) hari ini sebanyak 3.445 kasus, sehingga total menjadi 213.644 orang. Pada kasus PDP (Pasien Dalam Pengawasan), terjadi penambahan 441 dibanding sebelumnya, sehingga total 20.428 kasus.

Dijelaskan, orang berstatus ODP belum menunjukan gejala sakit, namun memiliki riwayat kontak dengan orang diduga positif covid-19. Sedangkan PDP adalah orang yang memiliki riwayat gejala covid-19, seperti demam, batuk, sesak napas, dan sakit tenggorokan. PDP sudah melakukan observasi medis pada saluran pernapasannya.

“Kasus baru pasien positif covid-19 hari ini cukup banyak, mencapai 415 orang dibanding kemarin. Terbanyak di DKI Jakarta 4.002 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangan pers, di Jakarta, Selasa (28/4/20).

Tentang 9.511 kasus positif covid-19, Yuri menjelaskan, saat ini bahkan kasusnya sudah menyebar ke seluruh Indonesia. Rinciannya, DKI Jakarta tertinggi 4.002 kasus, Banten menjadi 388, Yogyakarta menjadi 93 kasus dan Jawa Barat naik menjadi 969 kasus.

Sementara itu di Jawa Tengah menjadi 682 kasus, Jawa Timur menjadi 857, Bali menjadi 215 kasus, Nusa Tenggara Barat menjadi 221 kasus, dan Nusa Tenggara Timur sebanyak 1 kasus.

Selain itu, lanjut Yuri, Aceh tetap 9 kasus, Sumatera Utara menjadi 111, Provinsi Riau menjadi 40 kasus, Kepulauan Riau 89 kasus, Sumatera Barat menjadi 144, Jambi 32 kasus, Bengkulu 8 kasus, Sumatera Selatan menjadi 143 kasus, Lampung 44 kasus dan bangka-belitung menjadi 10 kasus.

Untuk wilayah Kalimantan Utara ada 92 kasus, Kalimantan Timur menjadi 115, Kalimantan Barat menjadi 51, Kalimantan Tengah 121, Kalimantan Selatan menjadi 150 kasus.

Provinsi lainnya adalah Sulawesi Utara menjadi 43, Gorontalo 15, Sulawesi Selatan menjadi 453, Sulawesi Tengah ada 42 kasus, Sulawesi Barat 37 kasus, Sulawesi Tenggara 45, Maluku Utara 26, Maluku 22, Papua Barat menjadi 37 kasus dan Papua menjadi 177 kasus.

Soal korban meninggal dunia, Yuri menyebutkan, hari ini ada penambahan sebanyak 8 orang. Dengan demikian, jumlah total pasien meninggal menjadi 773 orang. Sedangkan pasien sembuh bertambah 103 hingga total menjadi 1.254 orang.

Yuri menegaskan, penambahan pasien sembuh covid-19 hingga total 1254 orang pada hari ini menunjukkan covid-19 bisa disembuhkan dan dicegah. Untuk itu Pemerintah mendorong masyarakat terlibat aktif dalam memutus mata rantai penularan covid-19 di lingkungan kerja dan tempat tinggal.

Ia meminta kepada masyarakat untuk tetap menjalin kekompakan dalam upaya pencegahan dan penanganan covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah.

“Pastikan kita tidak tertular atau tidak menulari. Hargai dan bantu mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri. Jangan pernah bersikap diskriminasi kepada pasien yang sudah sembuh. Dan yang tak kalah penting, kita tidak boleh menolak jenazah pasien sebagai bagian dari kemanusiaan,” katanya.

Yuri menyebut, bentang usia pasien meninggal bekisar 45 hingga 65 tahun. Jumlah korban meninggal terdampak covid-19 itu terbilang tinggi. Ia berharap angka kematian akibat covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain faktor usia, Yuri menambahkan, penyebab kematian sebagian besar karena penyakit bawaan. Hampir seluruh kasus meninggal karena adanya penyakit pendahulu, antara lain diabetes, penyakit jantung kronis, hingga penyakit paru obstruksi.

Yuri sekali lagi mengingatkan pentingnya menjaga jarak, hindari tempat berkumpul padat orang, cuci tangan pakai sabun, manakala ada yang sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. (Tri Wahyuni)