Update Kasus Covid-19 di Indonesia per 30 April: Total 10.118 Meninggal 792

0

JAKARTA (Suara Karya): Kasus penularan virus corona diseases (covid-19) di Indonesia terus bertambah. Hingga 30 April 2020 tercatat, pasien positif corona ada 10.118 orang. Dari jumlah itu, 1522 pasien dinyatakan sembuh dan 792 orang meninggal. Total pasien positif covid-19 di dunia mencapai 3.204.705 kasus.

Selain itu, disebutkan terjadi penambahan pada ODP (Orang Dalam Pemantauan) hari ini sebanyak 8.669 kasus, sehingga total menjadi 230.411 orang. Pada kasus PDP (Pasien Dalam Pengawasan), terjadi penambahan 174 dari sebelumnya, sehingga total 21.829 kasus.

Dijelaskan, orang berstatus ODP belum menunjukan gejala sakit, namun memiliki riwayat kontak dengan orang diduga positif covid-19. Sedangkan PDP adalah orang yang memiliki riwayat gejala covid-19, seperti demam, batuk, sesak napas, dan sakit tenggorokan. PDP sudah melakukan observasi medis pada saluran pernapasannya.

“Kasus baru pasien positif covid-19 hari ini cukup banyak, mencapai 347 orang dibanding kemarin. Terbanyak di DKI Jakarta 4.175 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangan pers, di Jakarta, Kamis (30/4/20).

Tentang 10.118 kasus positif covid-19, Yuri menjelaskan, saat ini bahkan kasusnya sudah menyebar ke seluruh Indonesia. Rinciannya, DKI Jakarta tertinggi 4.175 kasus, Banten menjadi 404, Yogyakarta menjadi 95 kasus dan Jawa Barat naik menjadi 1.012 kasus.

Sementara itu di Jawa Tengah menjadi 724 kasus, Jawa Timur menjadi 958, Bali menjadi 222 kasus, Nusa Tenggara Barat menjadi 230 kasus, dan Nusa Tenggara Timur sebanyak 3 kasus.

Selain itu, lanjut Yuri, Aceh tetap 10 kasus, Sumatera Utara menjadi 117 kasus, Provinsi Riau menjadi 41 kasus, Kepulauan Riau 89 kasus, Sumatera Barat menjadi 148, Jambi 32 kasus, Bengkulu 12 kasus, Sumatera Selatan menjadi 150 kasus, Lampung 46 kasus dan bangka-belitung menjadi 10 kasus.

Untuk wilayah Kalimantan Utara ada 100 kasus, Kalimantan Timur menjadi 134, Kalimantan Barat menjadi 58, Kalimantan Tengah 145, Kalimantan Selatan menjadi 170 kasus.

Provinsi lainnya adalah Sulawesi Utara menjadi 45, Gorontalo 15, Sulawesi Selatan menjadi 491, Sulawesi Tengah ada 47 kasus, Sulawesi Barat 42 kasus, Sulawesi Tenggara 62, Maluku Utara 40, Maluku 23, Papua Barat menjadi 37 kasus dan Papua menjadi 205 kasus.

Soal korban meninggal dunia, Yuri menyebutkan, hari ini ada penambahan sebanyak 8 orang. Dengan demikian, jumlah total pasien meninggal menjadi 792 orang. Sedangkan pasien sembuh bertambah 131 hingga total menjadi 1.522 orang.

Yuri menegaskan, penambahan pasien sembuh covid-19 hingga total hari ini 1.522 orang menunjukkan covid-19 bisa disembuhkan dan dicegah. Untuk itu Pemerintah mendorong masyarakat terlibat aktif dalam memutus mata rantai penularan covid-19 di lingkungan kerja dan tempat tinggal.

Ia meminta kepada masyarakat untuk tetap menjalin kekompakan dalam upaya pencegahan dan penanganan covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah.

“Pastikan kita tidak tertular atau tidak menulari. Hargai dan bantu mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri. Jangan pernah bersikap diskriminasi kepada pasien yang sudah sembuh. Dan yang tak kalah penting, kita tidak boleh menolak jenazah pasien sebagai bagian dari kemanusiaan,” katanya.

Yuri menyebut, bentang usia pasien meninggal bekisar 45 hingga 65 tahun. Jumlah korban meninggal terdampak covid-19 itu terbilang tinggi. Ia berharap angka kematian akibat covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain faktor usia, Yuri menambahkan, penyebab kematian sebagian besar karena penyakit bawaan. Hampir seluruh kasus meninggal karena adanya penyakit pendahulu, antara lain diabetes, penyakit jantung kronis, hingga penyakit paru obstruksi.

Yuri sekali lagi mengingatkan pentingnya menjaga jarak, hindari tempat berkumpul padat orang, cuci tangan pakai sabun, manakala ada yang sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. (Tri Wahyuni)