Update Kasus Covid-19 di Indonesia per 9 April: Total 3.293 Meninggal 280 Orang

0

JAKARTA (Suara Karya): Kasus penularan virus corona (covid-19) di Indonesia terus bertambah. Hingga 9 April 2020 tercatat: pasien positif corona ada 3.293 orang. Dari jumlah itu, 252 sembuh dan 280 orang meninggal. Pasien positif covid-19 di seluruh dunia mencapai 1.485.981 kasus.

“Kasus baru pasien positif covid-19 hari ini cukup banyak, mencapai 337 orang dibanding kemarin. Terbanyak di DKI Jakarta 1.706 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangan pers, di Jakarta, Kamis (9/4/20).

Tentang 3.293 kasus positif covid-19, Yuri menjelaskan, saat ini bahkan kasusnya sudah menyebar hingga 33 provinsi. Rinciannya, DKI Jakarta tertinggi 1.706 kasus, Banten menjadi 218, Yogyakarta menjadi 41 kasus dan Jawa Barat naik menjadi 376 kasus.

Sementara itu di Jawa Tengah menjadi 144, Jawa Timur menjadi 223, Bali menjadi 63 kasus, Nusa Tenggara Barat menjadi 16 kasus, dan Nusa Tenggara Timur sebanyak 1 kasus.

Selain itu, lanjut Yuri, Aceh tetap 6 kasus, Sumatera Utara menjadi 59, Provinsi Riau tetap 12 kasus, Kepulauan Riau tetap 22 kasus, Sumatera Barat tetap 18, Lampung menjadi 15, Jambi 4 kasus, Sumatera Selatan menjadi 17 kasus, bangka-belitung 3 kasus dan Bengkulu 2 kasus.

Untuk wilayah Kalimantan Utara ada 16 kasus, Kalimantan Barat menjadi 10, Kalimantan Timur menjadi 32 kasus, Kalimantan Tengah 20 kasus, Kalimantan Selatan menjadi 22 kasus.

Provinsi lainnya adalah Sulawesi Utara menjadi 8, Sulawesi Tenggara 15 kasus, Sulawesi Selatan menjadi 138, Sulawesi Tengah ada 5 kasus, Sulawesi Barat 2 kasus, Maluku Utara 2, Maluku 3, Papua Barat 2 kasus dan Papua menjadi 38 kasus.

Soal korban meninggal dunia, Yuri menyebutkan, hari ini ada penambahan yang cukup besar, yaitu 40 orang. Dengan demikian, jumlah total pasien meninggal menjadi 280 orang. Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 30 menjadi 252 orang.

“Prosedur untuk kasus baru, begitu pemeriksaan laboratorium keluar, datanya akan dikirimkan ke rumah sakit tempat pasien dirawat. Sehingga dokter penanggung jawab tahu tentang kondisi pasien yang sesungguhnya,” kata Yurianto.

Yuri menyebut, bentang usia pasien meninggal bekisar 45 hingga 65 tahun. Jumlah korban meninggal terdampak covid-19 itu terbilang tinggi. Ia berharap angka kematian akibat covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin.

“Mudah-mudahan kedepan tidak ada pasien covid-19 yang meninggal dunia,” ucapnya menegaskan.

Selain faktor usia, Yuri menambahkan, penyebab kematian sebagian besar karena penyakit bawaan. Hampir seluruh kasus meninggal karena adanya penyakit pendahulu.

Beberapa penyakit pendahulu, disebutkan, antara lain diabetes, penyakit jantung kronis, hingga penyakit paru obstruksi. “Sebagian besar pasien menderita diabetes, hipertensi penyakit jantung koroner. Beberapa ada yang menderita penyakit paru obstruksi menahun,” tuturnya.

Yuri sekali lagi mengingatkan pentingnya menjaga jarak, hindari tempat berkumpul padat orang, cuci tangan pakai sabun, manakala ada yang sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. (Tri Wahyuni)