Update Kasus Covid-19 per 3 April: Total 1.986 Meninggal 181 Orang

0

JAKARTA (Suara Karya): Kasus penularan virus corona (covid-19) di Indonesia terus bertambah. Hingga 3 April 2020 tercatat: pasien positif corona ada 1.986 orang. Dari jumlah itu, 136 sembuh dan 181 orang meninggal. Kasus covid-19 di dunia mencapai 1.017.693.

“Kasus baru pasien positif covid-19 hari ini cukup banyak, mencapai 196 orang dibanding kemarin. Kasusnya sudah menyebar di 32 provinsi, terbanyak masih di DKI Jakarta 971 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangan pers, di Jakarta, Jumat (3/4/20).

Tentang 1.986 kasus positif covid-19, Yuri menjelaskan, saat ini penderitanya telah menyebar hingga 32 provinsi. Rinciannya, DKI Jakarta tertinggi 971 kasus, Banten menjadi 170, Bali menjadi 27 kasus, Yogyakarta tetap 27 kasus, Jawa Barat naik menjadi 225 kasus, Jawa Tengah 114, Jawa Timur menjadi 155 dan Nusa Tenggara Barat 7 kasus.

Selain itu, lanjut Yuri, Aceh tetap 5 kasus, Sumatera Utara tetap 22, Provinsi Riau 10 kasus, Kepulauan Riau menjadi 8 kasus, Sumatera Barat tetap 8, Lampung menjadi 12, Jambi 12 kasus, Sumatera Selatan naik jadi 12 kasus, bangka-belitung 2 kasus dan Bengkulu 2 kasus.

Untuk wilayah Kalimantan Utara ada 8 kasus, Kalimantan Barat menjadi 10, Kalimantan Timur menjadi 22 kasus, Kalimantan Tengah 12 kasus, Kalimantan Selatan menjadi 8 kasus.

Provinsi lainnya adalah Sulawesi Utara 3, Sulawesi Tenggara 6, Sulawesi Selatan naik menjadi 82, Sulawesi Tengah ada 4 kasus, Sulawesi Barat 1 kasus, Maluku Utara 1, Maluku 1, Papua Barat 2 kasus dan Papua menjadi 16 kasus.

Soal korban meninggal dunia, Yuri menyebutkan, hari ini ada penambahan yang cukup besar, yaitu 11 orang. Dengan demikian, jumlah total pasien meninggal menjadi 181 orang. Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 22 menjadi 134 orang.

“Prosedur untuk kasus baru, begitu pemeriksaan laboratorium keluar, datanya akan dikirimkan ke rumah sakit tempat pasien dirawat. Sehingga dokter penanggung jawab tahu tentang kondisi pasien yang sesungguhnya,” kata Yurianto.

Yuri menyebut, bentang usia pasien meninggal bekisar 45 hingga 65 tahun. Jumlah korban meninggal terdampak covid-19 itu terbilang tinggi. Ia berharap angka kematian akibat covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin.

“Mudah-mudahan kedepan tidak ada pasien covid-19 yang meninggal dunia,” ucapnya menegaskan.

Selain faktor usia, Yuri menambahkan, penyebab kematian sebagian besar karena penyakit bawaan. Hampir seluruh kasus meninggal karena adanya penyakit pendahulu.

Beberapa penyakit pendahulu, disebutkan, antara lain diabetes, penyakit jantung kronis, hingga penyakit paru obstruksi. “Sebagian besar pasien menderita diabetes, hipertensi penyakit jantung koroner. Beberapa ada yang menderita penyakit paru obstruksi menahun,” tuturnya.

Yuri sekali lagi mengingatkan pentingnya menjaga jarak, hindari tempat berkumpul padat orang, cuci tangan pakai sabun, manakala ada yang sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. (Tri Wahyuni)