Update Kasus Covid-19 per 31 Maret: Total 1.528 Meninggal 136 Orang

0

JAKARTA (Suara Karya): Kasus penularan virus corona (covid-19) di Indonesia terus bertambah. Hingga 31 Maret 2020 dilaporkan, pasien positif corona ada 1.538 orang. Dari jumlah itu, 81 sembuh dan 136 orang meninggal dunia.

“Kasus baru pasien positif covid-19 hari ini cukup banyak, mencapai 114 orang dibanding kemarin. Kasusnya sudah menyebar di 32 provinsi, terbanyak masih tetap di DKI Jakarta 747 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangan pers, di Jakarta, Selasa (31/3/20).

Tentang 1.528 kasus positif covid-19, Yuri menjelaskan, saat ini penderitanya telah menyebar hingga 32 provinsi. Rinciannya, DKI Jakarta tertinggi 747 kasus, Banten menjadi 142 kasus, Bali menjadi 19 kasus, Yogyakarta menjadi 23 kasus, Jawa Barat naik menjadi 198 kasus, Jawa Tengah 93, Jawa Timur menjadi 93 dan Nusa Tenggara Barat 4 kasus.

Selain itu, lanjut Yuri, Aceh tetap 5 kasus, Sumatera Utara menjadi 19, Provinsi Riau 3 kasus, Kepulauan Riau jadi 7, Sumatera Barat menjadi 8, Lampung jadi 8, Jambi 2 kasus, Sumatera Selatan menjadi 5 kasus, bangka-belitung 2 kasus dan Bengkulu 1 kasus.

Untuk wilayah Kalimantan Utara ada 2 kasus, Kalimantan Barat menjadi 9, Kalimantan Timur menjadi 20 kasus, Kalimantan Tengah 9 kasus, Kalimantan Selatan menjadi 8 kasus.

Provinsi lainnya adalah Sulawesi Utara 2, Sulawesi Tenggara 3, Sulawesi Selatan naik menjadi 50, Sulawesi Tengah ada 3 kasus, Sulawesi Barat 1 kasus, Maluku Utara 1, Maluku 1, Papua Barat 2 kasus dan Papua menjadi 10 kasus.

Soal korban meninggal dunia, Yuri menyebutkan, hari ini ada penambahan yang cukup besar, yaitu 14 orang. Dengan demikian, jumlah total pasien meninggal menjadi 136 orang. Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 6 menjadi 81 orang.

“Prosedur untuk kasus baru, begitu pemeriksaan laboratorium keluar, datanya akan dikirimkan ke rumah sakit tempat pasien dirawat. Sehingga dokter penanggung jawab tahu tentang kondisi pasien yang sesungguhnya,” kata Yurianto.

Yuri menyebut, bentang usia pasien meninggal bekisar 45 hingga 65 tahun. Jumlah korban meninggal terdampak covid-19 itu terbilang tinggi. Ia berharap angka kematian akibat covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin.

“Mudah-mudahan kedepan tidak ada pasien covid-19 yang meninggal dunia,” ucapnya menegaskan.

Selain faktor usia, Yuri menambahkan, penyebab kematian sebagian besar karena penyakit bawaan. Hampir seluruh kasus meninggal karena adanya penyakit pendahulu.

Beberapa penyakit pendahulu, disebutkan, antara lain diabetes, penyakit jantung kronis, hingga penyakit paru obstruksi. “Sebagian besar pasien menderita diabetes, hipertensi penyakit jantung koroner. Beberapa ada yang menderita penyakit paru obstruksi menahun,” tuturnya.

Yuri sekali lagi mengingatkan pentingnya menjaga jarak, hindari tempat berkumpul padat orang, cuci tangan pakai sabun, manakala ada yang sakit segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kasus covid-19 secara global, Yuri menjelaskan, virus tersebut telah menjangkit di 204 negara dengan total pasien positif sebanyak 697.244 orang. Dari jumlah itu, ada 33.257 orang meninggal dunia atau 4,76 persen dari total pasien.

Disebutkan, negara dengan jumlah pasien positif covid-19 terbanyak di dunia adalah Amerika Serikat 122.653 kasus dengan kematian 2.112 orang, kedua Italia 97.689 kasus dengan kematian 10.781 orang, dan China 82.455 kasus dengan kematian 3.313 orang. Indonesia berada di urutan ke-9 setelah Malaysia dan Filipina. (Tri Wahyuni)