UPN Veteran Jakarta Kini Sandang Status PTN-BLU

0

JAKARTA (Suara Karya): Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) kini menyandang status Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU). Status itu merujuk pada Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 209/KMK.05/2021 per 31 Mei 2021.

Dengan status baru tersebut, UPNVJ ditetapkan sebagai instansi pemerintah yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum yang memberi fleksibilitas pada pengelolaan keuangan, tata kelola lembaga dan tridharma perguruan tinggi.

Rektor UPNVJ, Erna Hernawati dalam siaran pers, Selasa (8/6/21) menjelaskan perjalanan kampusnya menjadi PTN-BLU sejak awal 2020. “Untuk PTN baru seperti kami, proses menjadi BLU itu tidaklah mudah,” ujarnya.

Kendala itu, lanjut Erna Hernawati, terutama pada aspek administratif, dimana kampus harus ‘berjibaku’ untuk menyiapkan rancangan tata kelola, khususnya penetapan rencana strategis bisnis.

“Kami harus mampu menjabarkan kondisi kampus saat ini, kekuatan, peluang serta prediksi lima tahun ke depan. Tentunya semua harus dianalisa secara cermat dan didukung kesiapan datanya,” katanya.

Dengan status baru tersebut, Rektor menambahkan, pihaknya akan meningkatkan kualitas tridharma, mutu SDM, pelayanan terhadap mahasiswa, akreditasi lembaga, mutu fasilitas serta sarana dan prasarana akademik dan nonakademik sesuai standar nasional dan internasional.

Ia menyebut 8 langkah strategis yang akan dilakukan UPNVJ selaku PTN-BLU. Yaitu, pengalihan pengelolaan keuangan berbasis pengelolaan BLU; penyesuaian struktur organisasi dan tata kerja; penetapan formulasi remunerasi; persiapan operasional unit-unit bisnis; penetapan tarif layanan dan sistem informasi layanan berbasis sistem informasi.

Selain itu, masih ada upaya pembenahan unit layanan terpadu untuk pencapaian standar pelayanan minimal yang telah ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi; dan penguatan nilai-nilai budaya kerja; serta penguatan program reformasi birokrasi dan zona integritas wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani.

Terkait aspek keempat, yaitu persiapan operasional unit-unit bisnis akan diarahkan untuk memperkuat pembiayaan kelembagaan. UPNVJ telah mengembangkan 4 divisi usaha yang menjadi sumber pendapatan meliputi: Divisi usaha penggunaan aset seperti penyewaan lahan bank, kantin, fasilitas studio, laboratorium, bengkel dan peralatan lainnya.

Kedua, divisi usaha layanan kesehatan seperti poliklinik layanan kesehatan, poli gigi, layanan fisioterapi, laboratorium stemcell, laboraturium farmasi, pemanfaatan laboratorium terpadu fakultas kedokteran dan layanan hyperbaric chamber.

Ketiga, divisi usaha profesi akademik, seperti konsultan hukum, pelatihan brevet pajak, jasa konsultasi gizi, pelatihan applied aproach (AA) dan pekerti, Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK), pembuatan video company profile, pelatihan pasar modal dan investasi.

Keempat, divisi usaha layanan UPT seperti UPT Bahasa meliputi English Proficiency Test (EPT), Personal Test of English (PTE); UPT Lab Terpadu, sewa mash classroom, dan layanan perpustakaan digital bagi pengguna luar UPNVJ. (Tri Wahyuni)