Utut Berharap Samantha Ukir GM Termuda

0

JAKARTA (Suara Karya) : Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto berharap Samantha Edithson yang tampil juara di “FIDE World Championship 2018 U-10” di Minks, Belarusia pekan lalu mampu meraih cita-citanya menjadi Grand Master (GM) termuda nantinya.

“Prestasi yang diukir Samantha patut diberikan apresiasi, begitu juga pada para pendukungnya baik pelatih maupun orang tua,” jelas Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto di Jakarta, Sabtu (28/7).

Dalam malam apresiasi inilah semua unsur yang memajukan prestasi atlet patut diberikan penghargaan. Memantau perjalanan Samantha masih panjang. Dengan begitu dibutuhkan para pendukung yang kuat agar cita-citanya meraih Grand Master termuda bisa tercapai.

Utut menceritakan seperti tampil di kejuaraan dunia yang berjuluk FIDE World Rapid Cadet Championship 2018 itu berlangsung sembilan babak Sistem Swiss. Hebatnya, Samantha tidak pernah terkalahkan di sepanjang dua hari pertandingan tersebut. Ia hanya berbagi setengah angka alias remis saat melawan Afruza Khamdamova pada babak ketiga.

Afruza anak Uzbekistan berwajah polos berusia 10 tahun ini bergelar WCM dan merupakan juara FIDE World School Chess Championship 2017. Mainnya brutal. Kalau bukan Samantha lawannya di babak ketiga FIDE World Cadet Championship 2018 mungkin sudah tewas. Samantha mujur lolos dari sergapannya dan berbagi angka setengah

Di delapan babak lainnya, Samantha melumat lawan-lawannya tanpa ampun sehingga nilai akhir yang diperolehnya 8,5 dari 9 babak.

Samantha melewati babak pertama dan kedua dengan mudah dan hanya tersendat di partai ketiga itu di mana ia harus bermain remis. Memasuki babak kelima, Samantha harus lebih memeras otak. Babak ini menjadi salah satu partai paling mendebarkan dari Samantha selain partai babak ketiga. Apalagi penyuka catur menontonnya dengan ditemani Stockfish, mesin analisa catur.

Bayangkan saja kata Utut, meski lawannya, Nomina Darmaeva, pegang Hitam tetapi pembukaan pecatur putri Rusia ini sangat bagus sekali, membuat Samantha harus kehilangan satu bidaknya pada langkah ke-18.

Hal yang membuat partai kelima ini menegangkan adalah penilaian Stockfish yang terus menerus menyebutkan Hitam jauh lebih baik. Bahkan berkali-kali mengatakan Hitam menang.

“Keberhasilan Samantha di kejuaraan dunia tidak terlepas dukungan semua pihak, baik PB Percasi maupun pihak sponsor. Hal itu yang harus diapresiasi,” kata Utut lagi. (Warso)