Suara Karya

Vaksin Merah Putih Diproduksi Massal Tahun Ini, Bakal Akhiri Pandemi?

JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah terus mendorong percepatan produksi vaksin covid-19 buatan anak bangsa bertajuk ‘Merah Putih’. Beberapa vaksin bahkan diagendakan bakal diproduksi massal tahun ini. Apakah upaya itu dapat mengakhiri pandemi covid-19 di Tanah Air?

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy usai Rapat Koordinasi Produksi Vaksin Dalam Negeri, di Jakarta, Rabu (12/1/22) menyebut ada 6 pengembang Vaksin Merah Putih yang kini sedang berjibaku agar hilirisasi bisa dilakukan paling lambat Maret 2022.

Rapat koordinasi dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito, perwakilan Kemensetneg, Kemendagri, Setkab, BRIN, Kementerian BUMN, dan perwakilan pengembang Vaksin Merah Putih.

Keenam pengembang itu yaitu Universitas Airlangga (Unair) bersama PT Biotis; PT Biofarma bersama Baylor College of Medicine; Universitas Indonesia bersama PT Etana; Institut Teknologi Bandung, PRBM Eijkman BRIN bersama PT Biofarma; Universitas Padjajaran bersama PT Biofarma & Lipotek, serta Vaksin Nusantara.

“Perkembangan riset dan hilirisasi vaksin buatan dalam negeri ini dilakukan secara triplehelix, yakni pemerintah, industri farmasi dan lembaga riset/perguruan tinggi,” kata Menko PMK menegaskan.

Vaksin yang akan rilis pada awal 2022 adalah buatan Unair-Biotis. Diperkirakan produk tersebut diproduksi massal pada pertengahan 2022.

Menko PMK minta Kemkes sebagai regulator untuk mencari titik temu antara pemerintah dengan industri sebagai produsen, agar jadwal rilis produk vaksin covid-19 buatan dalam negeri sesuai harapan.

“Kami harap peluncuran produknya bisa dipercepat, tanpa mengurangi kualitas, presisi dan akurasi dari produknya,” ucapnya.

Menko PMK juga berharap, Vaksin Merah Putih bisa segera rilis dan dapat slot untuk program vaksinasi nasional. Sehingga upaya itu dapat membantu mengakhiri pandemi covid-19 di Indonesia.

“Kerja keras tim peneliti dalam membuat Vaksin Merah Putih harus diapresiasi karena berkontribusi dalam memajukan industri kesehatan Indonesia,” ujarnya.

Menkes Budi Gunadi Sadikin optimis Vaksin Merah Putih primer akan dirilis paling lambat Maret 2022, vaksin primer anak pada Juni 2022, dan vaksin booster pada Agustus 2022.

“Kita harus mempertimbangkan respon publik (public opinion), tentang vaksin primer dengan menggunakan vaksin luar negeri, sedangkan booster memakai vaksin covid-19 dalam negeri,” tuturnya.

Pemerintah juga tengah mengupayakan vaksin covid-19 produksi dalam negeri bisa diekspor ke luar negeri. Namun, pemerintah tetap menerapkan azas kehati-hatian, terkait adanya varian covid-19 baru sehingga stok vaksin covid-19 dalam negeri tetap mencukupi. (Tri Wahyuni)

Related posts