Verifikasi Selesai, Dana Klaim RS Kasus Covid-19 Bakal Segera Cair

0
Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf. (suarakarya.co.id/Tri Wahyuni)

JAKARTA (Suara Karya): Pekerjaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam proses verifikasi klaim rumah sakit (RS) kasus covid-19 hampir rampung. Bahkan, ada beberapa hasil verifikasi sudah di tangan Kementerian Kesehatan (Kemkes) untuk proses lebih lanjut.

“Dana klaim nantinya akan ditransfer langsung oleh Kemkes ke rekening rumah sakit dalam kurun waktu tiga hari kerja,” kata Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf dalam siaran pers, Jumat (29/5/20).

Dijelaskan, BPJS Kesehatan dalam satu bulan terakhir ini mendapat tugas khusus dari pemerintah untuk memverifikasi klaim rumah sakit yang melayani pasien covid-19. Tugas itu diberikan merujuk pada pengalaman BPJS Kesehatan dalam mengelola program Jaminan Kesehatan Nasional selama lebih dari 6 tahun.

“Kami menjalankan proses verifikasi secara bertahap, sesuai tenggat waktu yang diberikan, yaitu 7 hari kerja. Proses berlangsung lama, karena ada 291 RS yang mengajukan klaim. Sebagian hasil verifikasi sudah di tangan Kemkes untuk diproses lebih lanjut,” ujarnya.

Iqbal menuturkan alurnya, BPJS Kesehatan menerbitkan Berita Acara Verifikasi pembayaran tagihan klaim pelayanan ke Kemkes. Selanjutnya, Kemkes membayarkan klaim ke rumah sakit, setelah dikurangi uang muka yang telah diberikan sebelumnya.

“Dana klaim akan ditransfer ke rekening rumah sakit oleh Kemkes selama kurun waktu tiga hari kerja. Pembiayaan klaim pasien covid-19 berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau sumber dana lain sesuai ketentuan perundang-undangan,” katanya.

Iqbal juga mengingatkan rumah sakit yang belum mengajukan klaim. Karena masa kedaluwarsa klaim adalah tiga bulan setelah status pandemi covid-19 dicabut oleh pemerintah. Untuk itu, rumah sakit segera menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan agar proses pengajuan klaim berjalan lancar.

“Berkas klaim pasien covid-19 yang dapat diajukan adalah mereka yang dirawat sejak 28 Januari 2020. Berkas-berkas pendukung verifikasi harus diajukan dalam bentuk softfile melalui aplikasi e-Claim INA CBGs,” ujar Iqbal.

Adapun kriteria pasien yang dapat diklaim biaya perawatannya adalah pasien yang sudah terkonfirmasi positif covid-19, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berusia di atas 60 tahun dengan atau tanpa penyakit penyerta, serta ODP usia kurang dari 60 tahun dengan penyakit penyerta, baik itu Warga Negara Indonesia (WNI) ataupun warga negara asing (WNA), yang dirawat di rumah sakit di wilayah Indonesia. (Tri Wahyuni)