Viral Pernikahan Beda Agama, Wamenag: Tidak Tercatat di KUA!

0

JAKARTA (Suara Karya): Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi memastikan, pernikahan beda agama di sebuah gereja di Semarang, yang sedang viral di media sosial itu, tidak tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA).

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Tengah dan memastikan pernikahan itu tidak tercatat di KUA,” kata Zainut dalam siaran pers, Rabu (9/3/22).

Wamenag menjelaskan, hingga saat ini regulasi yang berlaku di Indonesia adalah Undang-Undang (UU) No 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas UU No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. Dalam pasal 2 ayat 1 dijelaskan, perkawinan adalah sah bila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya itu.

“Pasal ini pernah diajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2014, dan sudah keluar putusan MK yang menolak judicial review tersebut. Dengan demikian, ketentuan pasal 2 ayat 1 UU perkawinan itu masih berlaku,” ucapnya.

Untuk itu, Wamenag mengajak masyarakat untuk melihat persoalan pernikahan dengan mengembalikannya pada ketentuan hukum yang berlaku. Sebab, perkawinan adalah peristiwa sakral yang tidak hanya dinilai sah secara administrasi negara tetapi juga sah menurut ketentuan hukum agama.

“Bahkan di Islam, jelas sekali dinyatakan perkawinan itu adalah ibadah. Sehingga, tidak bisa dilepas dari agama,” ucap Zainut menandaskan. (Tri Wahyuni)