Wabah Covid 19, Momentum Tingkatkan Perekonomian Nasional

0
Anggota DPR Komisi XI, Fraksi PKS Anis Byarwati. (Suarakarya.co.id/Bayu Legianto)

JAKARTA (Suara Karya): Merebaknya wabah Covid 19 (Corona) diberbagai negara, salah satunya Indonesia, mengakibatkan perekonomian global dan domestik melemah. Namun demikian, hal ini juga bisa dijadikan momentum khususnya bagi Pemerintah Indonesia, untuk lebih meningkatkan belanja dan konsumsi domestik untuk kembali memperkuat perekonomian.

“Cara menguatkan perekonomian domestik itu bagaimana? ya salah satunya, jangan buat kebijakan yang menambah beban masyarakat, seperti kenaikan tarif listrik, tarif tol, dan menjaga stabilitas bahan pangan,” kata Anggota DPR Komisi XI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Byarwati, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Kebijakan yang berpihak pada rakyat tersebut lanjut Anis, diyakini dapat meningkatkan daya beli. Dengan demikian, secara otomatis tingkat konsumsi domestik akan meningkat, walaupun saat ini sedang terjadi penurunan nilai ekspor dan impor, khususnya ke China dan Amerika Serikat.

Dia menegaskan, penggerak perekonomian Indonesia terbesar adalah dari tingginya angka konsumsi domestik, dan masih berjalannya sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). “Kebijakan di sektor ini yang harus diperkuat. Jika tidak, bukan mustahil Covid 19 juga melumpuhkan perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, perekonomian Indonesia yang tidak bertumpu pada kegiatan ekspor dan impor, . Dengan demikian, pemerintah diminta untuk bertumpu pada kekuatan domestik atau kekuatan konsumsi rumah tangga.

Anis juga mengimbau agar pemerintah bisa lebih memperhatikan permasalahan rakyat miskin, diantaranya ialah iuran BPJS Kesehatan. Kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas 3, sebaiknya bisa dibatalkan, Sebab hal itu bisa menjadi salah satu alasan penurunan daya beli sehingga bisa berpotensi menghambat konsumsi. (Indra DH)