Walikota Bekasi Sebut Empat Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

0
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Suarakarya.co.id/ist)

KOTA BEKASI (Suara Karya): Hasil tes PCR Kota Bekasi mengindikasikan empat warga positif terinfeksi virus corona di Kota Bekasi. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengumumkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR) yang dilakukan di delapan titik Pelaksanaan Pembatasan Sosial Besrkala Besar (PSBB) tahap II itu di gelar Selasa (5/4/2020).

Dalam konferensi pers Pemerintah Kota Bekasi pada Rabu siang (6/4/2020) dikemukakan, dalam tes PCR ini pihaknya mengadopsi sistem tes yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor. Pemkot Bekasi melakukan tes PCR bagi warga yang keluar masuk, di tujuh titik diberikan masing-masing 50 dan satu di perbatasan Sumber Arta penambahan 100, Stasiun Bekasi 300 PCR untuk para penumpang Comuttter Line.

Dalam konferensi pers itu Wali Kota didampingi Direktur RSUD Bekasi dr Chasbullah Abdul Majid, Kusnanto Saidi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawaty dan Kepala Bagian Humas Setda Kota Bekasi Sajekti Rubiyah.

Dari hasil yang baru keluar di Stasiun Utama Kota Bekasi dari 301 alat tes PCR, disampaikan Kepala Stasiun Bekasi Endarno tiga penumpang comutter line positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Ketiga penumpang itu berdomisili di Kota Bekasi. Mereka telah diisolasi di rumah sakit rujukan di Kota Bekasi, diantaranya ada yang dijemput karena sudah berada di tempat kerjanya di Thamrin.

“Saya pribadi menelpon yang bersangkutan, dan meminta ijin kepada pimpinan perusahaannya untuk dipulangkan, untuk mencegah penyebaran Covid-19, karena mereka terpapar positif,” kata Pepen sebutan akrab Walikota.

Dijelaskan, hasil tes PCR di Stasiun Bekasi adalah LS (53) tinggal di Titian Kencana, SAY (39 di Prima Harapan Regency, dan LA (30) di Perumnas 3. Sementara, uji swab secara acak di tujuh titik check point, di PT Tongyang terdapat satu orang yakni ARY positif corona. Ary berumur 18 tahun tinggal di Kampung Dua, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat.

Sebelumnya, Pemkot Bekasi menyiapkan ratusan alat PCR untuk uji tes swab corona di Stasiun Bekasi dan sejumlah titik check point, yang dilakukan terkait pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan ditemukannya tiga penumpang KRL Bogor-Jakarta positif virus corona.

Dikemukakan, tes PCR ini sedang berjalan, di Harapan Indah disebutkan hasil tesnya tidak ada yang positif Covid 19. Sedangkan terhadap tempat lainnya masih berjalan dan segera diumumkan.

Diketahui, hingga Selasa (5/5/2020) di Kota Bekasi terkonfirmasi Covid-19 mencapai 3.068 kasus, positif 245 orang diantaranya 50 orang masih diwarat, 167 orang dinyatakan sembuh dan pasien positif meninggal dunia bertambah dua orang menjadsi 28 orang. (Indra)