Warga Makassar Desak Presiden Jokowi Bebaskan Baiq Nuril

0
(suarakarya.co.id/Istimewa)

MAKASSAR (Suara Karya): Pemuda dan mahasiswa di Makassar, Sulawesi Selatan menggelar aksi solidaritas membela terpidana kasus perekaman percakapan mesum, Baiq Nuril. Peserta aksi meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membebaskan Nuril.

Aksi Solidaritas Makassar untuk Ibu Nuril digelar di Car Free Day (CFD) Jalan Boulevard, Makassar, pada Minggu (18/11/2018) pagi. Aksi digelar dengan menuliskan tanda tangan sebagai pembelaan kepada Nuril. Ada juga berbagai tulisan yang berisi pembelaan terhadap Nuril.

“Presiden harus memberikan sikap, memberikan amnesti ke ibu Nuril dan menyelamatkan dia dari kriminalisasi,” kata Humas solidaritas aksi, Azis Duppa saat ditemui di lokasi aksi.

Aziz juga menilai Nuril dikriminalisasi dengan menggunakan Undang-undang ITE.

“Kami meminta Baiq Nuril tidak dieksekusi oleh Pengadilan Negeri Mataram, dan kedua kami minta untuk diberikan amnesti dan diselamatkan dari kriminalisasi. Karena dia ini justru sebenarnya adalah korban kekerasan seksual,” ujar Aziz.

Sementara itu, salah warga yang ikut aksi, Melisa merasa tidak ada keadilan dalam kasus Nuril.

“Hukum yang diberlakukan ke ibu Nuril tidak adil, karena menurut saya itu justru pelecehan seksual dan ibu Nuril tidak sengaja menyebarkan rekaman itu,” sebut Melissa.
Nuril akan dimasukkan penjara pada 21 November mendatang. Kesehatan Nuril menurun jelang dimasukkan ke penjara.

“Kondisi Ibu Nuril agak ngedrop karena kaget,” kata suami Nuril, Lalu M Isnaini di Mataram, Minggu (18/11). (Rizal Cahyono)