Waspadai Longsor di Perbukitan dan Pegunungan Kabupaten Bandung

0
Foto udara longsor yang terjadi di Desa Mandalahaji, Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (16/12/2018). Longsor setinggi 15 meter akibat curah hujan yang tinggi di Bandung Raya tersebut membuat aktivitas pertanian di kawasan itu terhambat. (Antara)

BANDUNG (Suara Karya): Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mengimbau warga, terutama yang tinggal di daerah pegunungan atau perbukitan, untuk waspada terhadap potensi tanah longsor seiring dengan intensitas hujan yang masih tinggi.

“Imbauan kepada masyarakat tetap berhati-hati dan siaga,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Sudrajat yang dihubungi melalui sambungan telepon di Bandung, Senin (17/12/2018).

Pada Sabtu (15/12/2018) dini hari, longsor terjadi di RT02/RW02, Kampung Sudi, Desa Mekarsari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Longsor diakibatkan tingginya intensitas hujan yang melanda kawasan tersebut.

Tidak ada korban jiwa akibat longsor tersebut, terlebih lokasinya berada di atas perbukitan.

Namun, sekitar satu hektare areal persawahan dan perkebunan warga terdampak longsor.

Saat ini, BPBD bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meninjau lokasi dan melakukan pengecekan tanah karena dikhawatirkan longsor susulan akan kembali terjadi.

“Diameter longsoran panjang kurang lebib 150 meter dan lebar kurang lebih 50 meter dan kemiringan longsoran 45 derajat.?Terancam 20 rumah, 20 kepala keluarga, atau 120 jiwa,” kata dia. (Puruhita AH)