Zulfydar : Catat Sejarah di Thailand, Momentum Bola Tangan Menuju Prestasi Dunia

0

JAKARTA (Suara Karya) : Tim bola tangan Indonesia mengukir sejarah di tingkat ASEAN dengan meraih medali perunggu putra – putri di Southeast Asia Men n Women Beach Handball Championship 2022 “Bangkok, Thailand yang digelar 15 – 20 November 2022.

“Alhamdulillah dengan persiapan yang singkat sekitar 1 bulan, tim putra – putri Indonesia membawa pulang medali perunggu ke Tanah Air, “tegas Zulfydar Zaidar Mochtar SE MM Ketua Umum Pengurus Pusat ABTI, saat menjemput para atlet di Terminal 3 Bandara, Soekarno – Hatta, Senin (21/11/2022).

Menurutnya, melalui prestasi tersebut dapat dijadikan momentum bagi Asosiasi Bola Tangan Indonesia dalam rangka pembinaan berjenjang, baik bola tangan Indoor maupun beach atau pantai, menuju Kejurnas, PraPON, PON, SEA Games, Asia Games hingga ke Olimpiade.

“Bahkan, 4 – 11 Desember 2022 melalui arahan KONI pusat, PP ABTI akan menggelar Kejurnas Beach dan Indoor di Jakarta. Semua itu merupakan salah satu kegiatan Seleknas untuk Kejuaraan Beach Asia dan juga tuan rumah, yang akan di laksanakan pada bulan Maret 2023,”tegasnya.

Sedang bulan Agustus 2023 katanya, PP ABTI akan menurunkan atletnya dan menjadi tuan rumah Kejuaraan dunia Bola Tangan yang di laksanakan di Bali. Berikutnya, bulan September 2023 menggelar PRA PON.

“Dengan berbagai persiapan menuju event internasional, PP ABTI berharap Kemenpora memberikan perhatian kepada atlet dalam rangka kegiatan dan Pemusatan latihan Nasional (Pelatnas) guna menghadapi Asia Beach dan Word Beach tahun 2023,tegas Zulfydar.

Lebih jauh dia menyampaikan terima kasih kepada Ketua KOI yang telah memberikan dukungan dan Ketua Umum KONI yang telah memberikan arahan arahan. “Dengan prestasi di Bangkok diharapkan Beach di PON di Aceh dapat di pertandingan. Dengan catatan sesuai nomor pertandingan yang berjenjang hingga tingkat dunia, ” tegasnya.

Siap Pelatnas

Adapun atlet yang diturunkan di Thailand, Syahnoeran Putra Agatha,
Muhammad Alif Bani, Pulgentius Yubillo Fancosta, Sahrul Ramadhan, Human Zaki, Muhammad Aryasatya Noor, dan Abdur Rahman Rizky Syam.

Sedang di putri diperkuat Azka Kamila Aufanashira, Nayla Zarifa Anjani, Sherly Nurbani Achmad, Aina Deanda Putri, Vera Nanda Safitri, Dhea Alfiona, Ervina, Angkutan Nathasya Mahadewi, Intan Dwi Wulandari, dan Rika Atia.

Selama di Thailand para atlet didampingi offsial Indonesia, Abdul Kadir, Dwichandra Hariwibowo,
Suryadi Gunawan, Septri, Wahyu Nopianto dan Hary Muhardi Syaflin.

Pada kesempatan terpisah, Abdul Kadir yang bertindak sebagai ofisial mengatakan, Keunggulan tim Indonesia tampil di kejuaraan ASEAN kali ini karena di dominasi pemain muda U20. Dengan begitu, prestasinya prestasi cukup panjang yang diharapkan kedepannya untuk membentuk tim yang kuat.

“Tampil di event ASEAN persiapan atlet Indonesia sangat terbatas. Namun saya bersyukur atlet Indonesia mampu bersaing lawan tim dari negara lain yang sudah sering mengikuti kejuaraan internasional, ” tegas Kadir yang juga pelatih eks Asian Games XVIII Jakarta 2018 itu.

Begitu pula yang dikatakan, Manajer tim bola tangan Indonesia Suryadi Gunawan. “Dengan meraih medali perunggu di kawasan ASEAN patut di syukuri. Karena perkembangan bola tangan di asia tenggara kemajuannya cukup pesat. Prestasi yang raih di Thailand, menjadi modal Asosiasi Bola Tangan Indonesia untuk meningkatkan prestasi para atletnya menuju puncak dunia, “tambah Suryadi lagi. (Warso)