Suara Karya

Kota Podomoro Tenjo Gandeng IP Trisakti dan Modena Gelar Lomba Masak

BOGOR (Suara Karya): Institut Pariwisata (IP) Trisakti bersama Kota Podomoro Tenjo, dan didukung Modena, House Kari Ala Jepang, Dolpin dan Pangan Lestari menggelar kegiatan demo dan lomba masak bertema resep keluarga, di gedung pertemuan perumahan tersebut, pada Minggu (18/10/26).

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ajang bagi peserta untuk mengasah kreativitas kuliner, sekaligus memperkuat kerja sama antara dunia pendidikan pariwisata, pengembang properti, dan industri peralatan rumah tangga.

Rektor IP Trisakti, Fetty Asmaniati, menjelaskan, kerja sama dengan Kota Podomoro Tenjo sebenarnya telah terjalin sejak 2020, terutama dalam penyediaan hunian bagi dosen maupun karyawan di IP Trisakti.

“Kota Podomoro Tenjo menjadi pilihan, karena transportasi rumah ke kampus bisa diakses dengan kereta,” tutur Fetty.

Berkat kemitraan tersebut, lanjut Fetty, pihaknya ingin membantu meningkatkan skill memasak para ibu di perumahan Kota Podomoro Tenjo lewat demo maupun lomba memasak.

“Semoga kegiatan ini memberi manfaat bersama, baik bagi peserta lomba, masyarakat yang hadir maupun industri yang mendukung kegiatan ini,” katanya.

Penjurian dilakukan oleh ahli kuliner dari IP Trisakti dan Kota Podomoro Tenjo. Fetty berharap kegiatan tersebut dapat mendorong para ibu yang hadir mengembangkan keterampilan memasak, khususnya mengolah resep keluarga menjadi sajian kreatif.

Fetty mengaku senang karena lomba masak mendapat antusias dari warga. Namun karena keterbatasan sarana dan prasaran, peserta dibatasi hanya 16 kelompok.

“Belakangan, banyak yang mau daftar ikut lomba. Tapi sayang, tempat terbatas untuk 16 kelompok,” ucapnya.

Di bagian akhir sambutannya, Rektor IP Trisakti berharap, kampusnya semakin dikenal masyarakat, sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat. Tak hanya mumpuni di bidang pembelajaran, tapi juga menjadi kampus yang berdampak.

Sales Manager Kota Podomoro Tenjo, Ady Hartono, mengatakan, lomba masak dengan IP Trisakti merupakan perdana. Ia berharap, kegiatan serupa bisa digelar di masa depan.

“Harapannya, Kota Podomoro Tenjo semakin dikenal dan jaringan kerja sama juga semakin luas,” katanya.

Ady menjelaskan, Kota Podomoro Tenjo mulai dibangun tahun 2020 dan kini memiliki luas kawasan sekitar 650 hektare. Pengembang telah merilis sekitar 12 klaster, dengan 10 klaster di antaranya sudah siap huni.

Kegiatan lomba masak itu juga dimeriahkan demo memasak oleh Resident Chef Modena, Anggit Dwi Fahmi Prachaya, yang dikenal dengan sapaan Chef Ami.

Dalam demo tersebut, Chef Ami memperkenalkan Beef Curry Pau, hidangan yang memadukan kari bergaya Jepang dengan pau yang identik dengan kuliner Tionghoa.

“Menu ini mudah dibuat dan cepat. Pas menjadi bekal anak atau ke kantor. Kami juga kasih tips buat para ibu bagaimana mengolah cepat daging tetapi tidak alot,” ungkap Chef Ami.

Dalam kesempatan yang sama, Modena Culinary Manager, Reflina Vellyasari mengaku senang dapat berkolaborasi dengan IP Trisakti dan Kota Podomoro Tenjo dalam kegiatan demo memasak tersebut.

Ia berharap kerja sama yang terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi semua pihak. “Hari ini senang sekali, Modena diajak kolaborasi bersama dengan IP Trisakti dan Podomoro Tenjo. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan bermanfaat untuk semua,” ujar Reflina. (Tri Wahyuni)

Related posts