JAKARTA (suara Karya): PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) melalui anak usahanya, PT Prambanan Nusantara Energi (PNE), resmi mengakuisisi 45% saham PT Sumber Bara Abadi (SBA), perusahaan tambang batu bara yang memiliki wilayah operasional seluas 4.909 hektare di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Direktur I BIKE Muhamad Kuswandi menyampaikan, akuisisi tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan untuk mengembangkan kegiatan usaha sekaligus memperluas portofolio bisnis di sektor pertambangan.
Dalam surat pemberitahuan kepada Bursa Efek Indonesia tertanggal 9 Oktober 2026, Kuswandi menjelaskan bahwa PT SBA memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi dengan nomor SK 64/1/IUP/PMA/2017. Wilayah operasional tambang tersebut berada di Kecamatan Sebulu dan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Dalam rangka mendukung pengembangan kegiatan usaha Perseroan serta memperluas portofolio usaha di bidang pertambangan, dengan ini PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk menyampaikan pemberitahuan bahwa BIKE resmi mengakuisisi 45% saham PT Sumber Bara Abadi melalui PT Prambanan Nusantara Energi,” Kuswandi dalam surat tersebut, dikutip Selasa (13/10/2026).
PT SBA memiliki cadangan batu bara sekitar 86 juta metrik ton. BIKE memproyeksikan pendapatan perusahaan sebesar US$84 juta dengan rata-rata produksi batu bara 2 juta metrik ton per tahun.
Perseroan juga merencanakan peningkatan produksi menjadi 4 juta metrik ton per tahun mulai 2029.
Menurut Kuswandi, akuisisi tersebut mencakup fasilitas pelabuhan, inventaris conveyor belt, kantor, serta peralatan lainnya yang mendukung kegiatan operasional pertambangan.
“Akuisisi ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk memperkuat portofolio bisnis dan mengamankan rantai pasok,” tulisnya.
BIKE, lanjut Kuswandi, melihat peluang untuk mengoptimalkan pengelolaan aset tambang melalui penerapan keahlian teknologi dan manajemen guna meningkatkan efisiensi produksi.
Perseroan menyatakan akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada pihak terkait sesuai perkembangan proyek dan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku bagi perusahaan tercatat.
Akuisisi 45% saham PT SBA ini menandai langkah BIKE dalam memperluas kegiatan usahanya ke sektor pertambangan batu bara, dengan dukungan cadangan yang diperkirakan mencapai 86 juta metrik ton serta rencana peningkatan kapasitas produksi mulai 2029. (Boy)

